Kamis, 28 Mei 2015

“@ABS”

Jadilah pemuda yang hebat, tangguh, cerdas, berparas rupawan ϑαn berakhlaq mulia, ya nak.
Demi masa depanmu, ayah ikhlas kalo harus jauh dari Arvin. Kalo nanti kita sudah cukup punya tabungan, ayah juga pingin bisa kumpul ϑαn bisa selalu lihat Arvin.

Jadilah pemuda yang hebat, tangguh, cerdas, berparas rupawan ϑαn berakhlaq mulia, seperti namamu ya nak, Ahmad, “Ahmad Arvin Badar Syabikin”.

Ayah sayang sama Arvin, sebagaimana almarhuma mak Ati menyayangi Arvin, juga menyayangi ayah.


 رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ (سورة الصافات : ٠٠١)
“Robbi hablii minash shoolihiin”.
Artinya :
“Ya Rabbku, anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yg termasuk orang² yg saleh”.
(QS. Ash Shaffaat : 100).

@arvinbadar® , @ArvinAhmad® ϑαn @AB_Story® :::...
http://m.facebook.com/arvin.badar

.

Selasa, 26 Mei 2015

“Aku Masih Ingat Senyumnya”

By : Wahyu Maghfiroh.


Kadang aku masih gak percaya, kalo mak'e udah meninggal mas.
Terfikir sejenak, “Andai Bisa Hidup Kembali..???”.

Tαªρ¡,
Aku sangat ingat, saat aku menunggui mak'e disampingnya, yang sekujur tubuhnya ditutupi kain, termasuk juga wajahnya. Kalo masih hidup, pasti gak bisa bernafas, kalo area wajah ditutup kain,,
Ingat juga, aku ikut memandikannya, diguyur air ϑαn mata tetap terpejam. Kalo masih hidup, pasti gak mau mandi dengan terlentang,

...::: “Tαªρ¡ senyumnya masih terasa, dikala disucikan itu,,” :::...

Ingat juga saat mau dikafani, aku yang merapikan rambutnya. Kalo masih hidup, pasti kesakitan saat hendak menyisir rambutnya,,
Ingat juga saat ikut menyolatinya,, Kalo saja masih hidup, pasti mak'e akan bangun ϑαn memelukku,,

Terakhir, mak'e diantar ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Saat itu, aku harus benar² mengikhlaskannya...

Ya Allah...


۞ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا ۞
“Alloohummaghfirlii waliwaalidayya war hamhumaa kama robbayaanii shogiiroo”.
Artinya :
“Wahai Tuhanku, ampunilah aku ϑαn Ibu Bapakku, sayangilah mereka seperti mereka menyayangiku diwaktu kecil”.


@arvinbadar® , @ArvinAhmad® ϑαn @AB_Story® :::...
https://m.facebook.com/wahyumaghfiroh?fref=nf&pn_ref=story&refid=17&_ft_=top_level_post_id.990702530962489&__tn__=C

.


Minggu, 24 Mei 2015

“Terima Kasih”


Sungguh,...
Gak akan mudah bagiku, untuk melupakan segala kenangan², yg telah terukir dihatiku.

Karena engkau, aku ada.
Karena engkau, aku bersemangat.
Karena engkau pula, aku berjuang.

Tαªρ¡,...
Setelah aku hampir sampai kepuncak, engkau pergi meninggalkan aku.
Seakan engkau gak mau merepotkan aku, ϑαn gak mau menggangguku.

Tαªρ¡ ketahuilah,....
Aku sangat membutuhkanmu,
Aku sangat ingin dekat denganmu,
Aku teramat sangat menyayangimu.

Tαªρ¡ aku sadar,...
Bahwa semua gak ada yang abadi.
Semoga engkau tenang, bahagia ϑαn dapat tempat terindah disisi Allah SWT.

Makasih, sudah menjadikanku seperti sekarang.
Makasih, sudah menjadikanku pemuda yang mandiri.
Makasih juga, sudah mengenalkanku akan semangat juang.

Makasih ϑαn makasih, Ibu.

۞ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا ۞
“Alloohummaghfirlii waliwaalidayya war hamhumaa kama robbayaanii shogiiroo”.
Artinya :
“Wahai Tuhanku, ampunilah aku ϑαn Ibu Bapakku, sayangilah mereka seperti mereka menyayangiku diwaktu kecil”.


@arvinbadar® ϑαn @AB_Story® :::...
http://m.facebook.com/arvin.badar


Kamis, 21 Mei 2015

“Ketika Aku Sudah Tua”

Nak...
Ketika aku sudah tua, bukan lagi aku yang semula,
Mengertilah, bersabarlah sedikit terhadap aku.

Ketika pakaianku terciprat kuah sup, ketika aku lupa bagaimana mengikat sepatu,
Ingatlah bagaimana dahulu aku mengajarmu.


Ketika aku berulang² ϑαn berkata² tentang sesuatu yang telah bosan kamu dengar,
Bersabarlah mendengarkan, jangan memutus pembicaraanku.


Ketika kamu kecil, aku selalu harus mengulang cerita yang telah beribu² kali aku ceritakan agar kamu tidur.


Ketika aku memerlukanmu untuk memandikanku, jangan marah padaku,
Ingatkah sewaktu kecil aku harus memakai segala cara untuk membujukmu mandi...?

Ketika aku gak paham sedikitpun tentang tekhnologi ϑαn hal² baru,
Jangan mengejekku. Pikirkan bagaimana dahulu aku begitu sabar menjawab setiap “Apa, Mengapa ϑαn Kenapa”, darimu.

Ketika aku gak dapat berjalan, ulurkan tanganmu yang masih kuat untuk memapahku,
Seperti aku memapahmu saat kamu belajar berjalan, waktu masih kecil.

Ketika aku seketika melupakan pembicaraan kita,
Berilah aku waktu untuk mengingat. Sebenarnya bagiku, apa yang dibicarakan tidaklah penting, asalkan kamu disamping mendengarkan, aku sudah sangat puas.


Ketika kamu memandangku yang mulai menua,
Janganlah berduka.
Mengertilah aku, dukung aku, seperti aku menghadapimu, ketika kamu mulai belajar menjalani kehidupan.

Waktu itu aku memberi petunjuk bagaimana menjalani kehidupan ini,


Sekarang...
Temani aku menjalani sisa hidupku ini.
Beri aku cintamu ϑαn kesabaran, aku akan memberikan senyum penuh rasa syukur.



@arvinbadar® ϑαn @AB_Story® :::...
http://m.facebook.com/arvin.badar

Selasa, 12 Mei 2015

“Keikhlasan ϑαn Do'a”

Bagaimana rasa hati seorang anak, yang mana dia sangat menyayangi Ibu nya. Tαªρ¡ ketika Ibu nya meninggal, dia gak bisa memeluk ato cuma sekedar melihat jasad Ibu nya untuk yang terakhir kalinya, sebelum dimakamkan...???

Karena terhalang kerjaan, tempat, jarak, ϑαn waktu, sehingga menjadikan dia gak bisa cepat pulang untuk melihat Ibu nya, (sebelum dimakamkan). Θαn dengan keikhlasannya, dia malah menyuruh keluarga besarnya untuk cepat menguburkan sang Ibu.

Meski dengan pikiran yang berkecamuk, †αªρ¡ dia tetap pulang ϑαn berusaha untuk selalu ikhlas atas meninggalnya seorang wanita yang sangat dia sayangi.


Dalam keikhlasannya (yang ikhlas tanpa bisa melihat jasad Ibu nya, sebelum dimakamkan), dia berharap :
⇨ Sang Ibu bisa cepat terlepas dari rasa sakit (karena cepat dimakamkan), sehingga Ibu nya bisa cepat ketemu sama Allah SWT, tanpa terhalang²i keinginan si anak (yang ingin melihat jasad Ibu nya).

Dia juga berharap kepada Allah SWT, atas keikhlasannya dengan :
⇨ Allah SWT menjauhkan Ibu nya dari siksa kubur.
⇨ Allah SWT memberinya nikmat, ampunan ϑαn waktu yang singkat dalam menunggu datangnya hari kiamat.
⇨ Allah SWT membalas ϑαn menempatkan Ibu nya di tempat yang terindah, (di surga-Nya yang indah).

Semoga Allah SWT membalas keikhlasannya.


آمِّــــيْنْ آللّهُمَ آمِّــــيْنْ...
آمِّــــيْنْ يَارَبَّ الْعَالَمِــــــــيْنْ

#17Februari2015.
http://arvinbadarsyabikin.blogspot.com/
@arvinbadar® ϑαn @AB_Story® :::...


Kamis, 07 Mei 2015

“Aku Semakin Yakin”

Sejak kecil aku sering dapat pelajaran ϑαn pemahaman tentang adanya hari kematian.
Keluarga, tetangga, teman, kenalan jauh ataupun dekat pun sudah banyak yang meninggal.
Θαn itu membuatku yakin akan adanya kematian.

Aku semakin yakin lagi, ketika orang yang paling aku sayangi juga meninggal.



Mak....
Semoga Allah SWT, mengampuni semua kesalahan ϑαn menerima amal ibadah sampean.
Semoga Allah SWT, menjauhkan sampean dari siksa kubur, menaungi kubur sampean dengan limpahan rahmad-Nya ϑαn mempersingkat waktu sampean dalam menunggu datangnya hari kiamat.
Semoga Allah SWT juga menempatkan sampean, ditempat yang paling indah disisi-Nya.


۞ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا ۞
“Alloohummaghfirlii waliwaalidayya war hamhumaa kama robbayaanii shogiiroo”.
Artinya :
“Wahai Tuhanku, ampunilah aku ϑαn Ibu Bapakku, sayangilah mereka seperti mereka menyayangiku diwaktu kecil”.


رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ
(سورة ابراهيم : ١٤).
“Robbana-ghfirlii wa liwa lidaiya wa lil-mu'minina yauma yaqumul hisab”.
Artinya :
“Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku ϑαn kedua ibu bapaku ϑαn sekalian orang² mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)”.
(QS. Ibrahim : 41).

وَلَا تُخْزِنِي يَوْمَ يُبْعَثُونَ (٧٨) يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ (٨٨) إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ (٩٨
(سورة الشعرآء : ٧٨ - ٩٨)
Artinya :
87. ϑαn janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan,
88. (yaitu) di hari harta ϑαn anak² laki² tidak berguna,
89. kecuali orang² yg menghadap Allah dengan hati yg bersih,
(QS. Asy Syu'araa' : 87-89).


رَبَّنَا إِنَّنَا سَمِعْنَا مُنَادِيًا يُنَادِي لِلْإِيمَانِ أَنْ آمِنُوا بِرَبِّكُمْ فَآمَنَّا ۚرَبَّنَا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَكَفِّرْ عَنَّا سَيِّئَاتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ الْأَبْرَارِ (٣٩١) رَبَّنَا وَآتِنَا مَا وَعَدْتَنَا عَلَى رُسُلِكَ وَلَا تُخْزِنَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۗإِنَّكَ لَا تُخْلِفُ الْمِيعَادَ (٤٩١)
(سورة آل عمران : ٣٩١ - ٤٩١)
Artinya :
193. Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar (seruan) yg menyeru kepada iman, (yaitu) : “Berimanlah kamu kepada Tuhanmu”, maka kamipun beriman. Ya Tuhan kami, ampunilah bagi kami dosa² kami ϑαn hapuskanlah dari kami kesalahan² kami, ϑαn wafatkanlah kami beserta orang² yg banyak berbuat bakti.
194. Ya Tuhan kami, berilah kami apa yg telah Engkau janjikan kepada kami dengan perantaraan rasul² Engkau. Θαn janganlah Engkau hinakan kami di hari kiamat. Sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji”.
(QS. Ali 'Imran : 193-194).




قُلْ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ (٢٦١) لَا شَرِيكَ لَهُ ۖوَبِذَٰلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا أَوَّلُ الْمُسْلِمِينَ (٣٦١)
(سورة الأنعام : ٢٦١ - ٣٦١)
Artinya :
162. Katakanlah : “Sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku ϑαn matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.
163. Tiada sekutu bagi-Nya; ϑαn demikian itulah yg diperintahkan kepadaku ϑαn aku adalah orang yg pertama² menyerahkan diri (kepada Allah)”.
(QS. Al An'am : 162-163).

رَبَّنَآ ءَاتِنَا فِى ٱلدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى ٱلْءَاخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ
(سورة البقرة : ١٠٢)
Artinya :
“Ya Tuhan, berilah kami kebaikan di dunia ϑαn kebaikan di akhirat, serta selamatkanlah kami dari siksa neraka”.
(QS. Al-Baqarah : 201).


آمِّــــيْنْ آللّهُمَ آمِّــــيْنْ...
آمِّــــيْنْ يَارَبَّ الْعَالَمِــــــــيْنْ ...

#BuatSampean_Mak_Susilowati
→ 10 Juni 1951.
↩ 17 Februari 2015. 






Senin, 04 Mei 2015

“Hanyalah Sebuah Payung”

Dua keadaan yang sangat membuatku tertekan, ϑαn benar² bingung harus bagaimana.
1. Ketika Ibu Meninggal (17 Februari 2015).
2. Ketika Jagoanku Sakit (17 Maret 2015).

Semua aku lalui sendiri, tanpa ada kamu, yang (KATANYA) memperhatikan ϑαn menyayangiku.

۞. Ketika Ibu ku meninggal, meski hanya sekedar berbela sungkawa, †αªρ¡ kamu gak mau hadir.
⇨ Padahal, mungkin itu bisa menghiburku.
۞. Ketika Jagoan ku sakit, bahkan sampai harus diopname di RS pun, kamu juga gak mau hadir.
⇨ Padahal, jaraknya pun gak terlalu jauh.

Lantas....!!!
Alasan apa yang harus aku tanam ϑαn benamkan dalam hatiku ini, agar aku tetap bisa menyayangimu, setelah aku dapati dua hal itu...? ϑαn
Masih pantaskah aku menyayangimu..?

Meski aku sadar, atas apa yang kamu lakukan (gak bisa menghadiri dua hal keadaan itu), †αªρ¡ aku masih tetap mau menemuimu, bahkan memberi kamu bonus.
Itu semua karena aku masih perhatian, ϑαn itulah salah satu bentuk perhatianku.

Tαªρ¡ apa yang aku dapatkan...?

Bukan aku mengungkit², ato gak ikhlas atas apa yang aku lakukan.

⇨ “Aku IKHLAS ϑαn benar² IKHLAS dengan yang aku lakukan”.

Tαªρ¡ ketahuilah...!!!
Aku juga manusia, yang juga ingin diperhatikan. Sebagaimana manusia lainnya.

Aku bener² baru sadar, kalo aku hanyalah payung yang cuma dipake ketika hujan turun ϑαn ketika terik matahari.
Tαªρ¡ gak apa², mungkin inilah salah satu cara Allah, agar aku bisa membuka mata hatiku, ϑαn insyaallah inilah yang terbaik buatku.


“Maaf, kalo dengan ini aku harus menjauh”.

Makasih untuk ke-EGOISan nya, ϑαn
Makasih untuk semuanya...!!!


Note :
Aku tetap mendo'akan yang terbaik buatmu. Dengan ato tanpa aku, semoga kamu tetap bahagia...!!! ☺☺.