Kamis, 29 Agustus 2019

“Sahabat Terbaikku, #Be”

Kenangan (Servis HP) pada Tanggal 3 Juni 2019 - 21.30 WIB [Puasa hari ke-28 masuk ke WTC (Samsung Service Center)]. 

PETUGAS : Maaf mas, kami sudah tutup dari tadi jam 21.00 WIB. Berhubung ini sudah mendekati Hari Lebaran, maka kami akan buka kembali nanti pada Tanggal 10 Juni 2019. 
DIRIKU : Wadooooh telat 30 menit. Bagaimana ini, karena di Tanggal yang sama aku sudah harus berangkat ke Kupang.
SAHABAT : Maaf ya mas, gara² tadi aku ngantar saudaraku ke Stasiun, aku nya jadi telat ngantar sampean ke WTC sini, alhasil malah sekarang sudah tutup. Sementara besok siang aku juga sudah mau pulang ke Jember. 
Atau gak gini saja mas, besok pulangku ke Jember aku batalin/tunda, sore baru pulang, jadi besok pagi (4 Juli 2019) aku antar sampean ke sini lagi. Setelahnya (sore) aku pulang ke Jember, toh lebaran masih lusa (5 Juli 2019). 
DIRIKU : La meski batal/ditunda kepulangannya sampean, kan tetap saja besok belum buka dik.
SAHABAT : Oiya ya...!!! Ya uda, aku pulang ke Jember kan Tanggal 4 sore, terus besoknya kan Lebaran (5 Juli 2019), sore nya aku balik ke Surabaya lagi, nanti sampean tak anter servis ke sini lagi la mas. 
DIRIKU : Hallo.....!!! Kan (Samsung Service Center) baru buka nanti Tanggal 10 an dik. 
SAHABAT : Iya ya.... Maafin aku ya mas... (dengan wajah sedih, lesu dan merasa bersalah banget). 

Hari ini, Kamis, Tanggal 29 Agustus 2019 - 09.50 WIB aku datang ke WTC lagi, tapi hanya sendiri. Tidak ada teman, apalagi sahabat terbaik ku itu yang bisa dan biasa menemaniku.

Semoga......!!! (Iya, hanya bisa berdoa, berharap yang terbaik). 

Engkau adalah sahabat terbaikku, semoga Dimanapun, Kapanpun dan Bagaimanapun engkau berada, engkau selalu bahagia dalam hidupmu.
Sekali lagi, engkau adalah sahabat terbaikku, yang mungkin tidak akan pernah aku dapatkan sahabat sepertimu.
Buktinya, hingga sekarang aku belum mendapatkan sahabat sepertimu, dan mungkin tidak akan pernah aku dapatkan.

Terimakasih sudah mau jadi sahabatku.
Terimakasih sudah banyak menghibur dan meluangkan waktu ketika aku perlukan.

Maafin aku, yang mungkin belum bisa mengimbangi kebaikan yang pernah dan sering engkau berikan.

Tapi 1 yang pasti buatmu...!!!
Engkau TIDAK AKAN PERNAH TERGESER oleh siapapun untuk menduduki jabatan sebagai SAHABAT TERBAIK ku.

Andai kita tidak bisa ketemu di kehidupan yang sekarang ini, aku berharap semoga Allah SWT mempertemukan kita di kehidupan yang akan datang.

Aamiin...


Dariku.....

Buatmu : “Sahabat Terbaikku, #Be”.




http://m.facebook.com/arvin.badar
http://arvinbadarsyabikin.blogspot.com/
@arvinbadar ϑαn @AB_Story® :::...

Jumat, 31 Mei 2019

“Manusia punya BATAS KESABARAN”

Ada kalanya HATI itu MUDAH memaafkan, tapi ada kalanya juga SUSAH untuk memaafkan, ketika melihat pacar (pasangan) yang disayanginya melakukan KEBOHONGAN (Tidak BISA Selalu Jujur), TERTUTUP  dan Tidak SETIA. 
Sekali HATI Tersakiti, maka LUKA nya akan selalu membekas, Sekalipun Sudah Memaafkan. 

Tolong PAHAMI ini dengan baik ϑαn Jangan Pernah BERMAIN API. Jangan hanya karena menuruti EGO, malah menjadikanmu MENYESAL dari apa yang SUDAH SERING DIINGATKAN. 
Itupun...... 
|| Kalau masih BETAH denganku ϑαn kalau masih berharap aku DUDUK DENGAN MANIS dihatimu ||. @AB_Story® :::.. 

Aku hanya bisa BERPESAN, itupun kalau engkau mau




http://m.facebook.com/arvin.badar
http://arvinbadarsyabikin.blogspot.com/

@arvinbadar ϑαn @AB_Story® :::...

Rabu, 13 Februari 2019

“Kejujuran Rasa Hatiku”

Tidak jarang aku jenuh menunggu balasan kabar darimu. Kamu kurang bisa mengerti perasaan dan cintaku. Andai mungkin aku tidak ada kabar, mungkin kamu juga tidak akan mencariku. 

Aku tersenyum walaupun air mataku menetes berkali-kali. Aku tidak memaksamu untuk selalu berada disisiku, tapi aku hanya minta kamu peduli dan mengerti tentang hati dan perasaanku padamu.

Maaf...
Mungkin aku terlalu egois, tapi aku hanya tidak ingin kehilangan sosok dirimu dan aku khawatir kamu berkurang rasa atau bahkan sudah tidak mencintaiku lagi.
Mungkin suatu hari nanti kamu akan mengerti arti kecemburuanku, marah dan air mataku.
Mungkin kamu tidak tahu, bagaimana aku selalu mencoba untuk memahamimu.

Maafkan aku yang selalu membuatmu kecewa.
Maafkan aku yang selalu membuatmu marah.
Maafkan aku yang suka melarangmu.
Maafkan aku yang merusak kesenanganmu.
Maafkan aku yang selalu jadi beban kamu.
Maafkan aku juga yang selalu kangen kamu.

Tidak kamu sadari besar usahaku untuk mempertahankan dan mencari perhatianmu. Aku berharap kamu mau mengerti. Aku tidak menuntut semua waktumu untukku, tapi cobalah untuk lebih mengerti aku. Tolong hargai apa yang sudah aku lakukan untukmu, yang mungkin itu hanya hal sepele.



Aku sadar, aku juga belum bisa mengerti sepenuhnya tentangmu, tapi aku akan selalu berusaha menjadi orang yang akan tulus mencintaimu.

Tapi...
Bila nanti aku telah lama tidak ada kabar, mungkin disaat itulah aku telah merasa lelah untuk menunggumu.

Maafkan aku.
Dariku, orang yang berusaha tulus mencintai dan berharap bisa memilikimu seutuhnya dan selamanya. 





http://m.facebook.com/arvin.badar
http://arvinbadarsyabikin.blogspot.com/

@arvinbadar ϑαn @AB_Story® :::...

Kamis, 28 Desember 2017

"Di Penghujung Tahun 2017"

Mungkin tahun 2017 ini adalah massa sulitku, dan di penghujung tahun ini, aku sudah tahu siapa yang benar² mendengar jeritanku dan siapa yang hanya berpura² mendengarnya.
Aku sudah melihat dan juga bisa merasakan siapa yang benar² tulus, peduli kepadaku dan siapa yang hanya modus.
Aku sudah mendapat jawaban akan itu. Terlepas bagaimana aku menyikapinya, semua soal dan juga jawaban telah aku kunci dalam hatiku, hingga aku tahu dan benar² sadar.

Mungkin tahun depan giliraanku membalas semua kebaikan yang kalian berikan kepadaku, bahkan hal² kecil yang kalian tidak sadari, tapi semua itu jadi sangat berarti bagiku.

Roda kehidupan pasti berputar, tidak selamanya aku akan seperti ini. 


Dalam kesabaran, aku terus berdo'a, berharap sesuatu yang baik dan hanya yang baik² yang aku pinta.
Allah tahu niatku, Allah tahu inginku.
Dia juga yang pasti akan menuntunku menjadi pribadi yang tangguh dan aku yakin Allah telah mempersiapkan yang terbaik buatku.

Kalau bukan karena-Mu, pastilah aku sudah kalah.


http://m.facebook.com/arvin.badar
http://arvinbadarsyabikin.blogspot.com/

@arvinbadar ϑαn @AB_Story® :::...

Jumat, 30 Desember 2016

"Heran ϑαn Lucunya Kampungku"

Kampungku memang bukan kampung terkenal, apalagi kampung metropolitan. Tapi juga bukan lantas kampung tertinggal. 

Kampungku hanya sebatas kampung sebagaimana kampung yang lain pada umumnya, kampung yang berada dipelosok ϑαn hanya terdiri dari beberapa RW ϑαn RT saja. Aku kagum sekaligus bangga dengan pesona pedesaannya, kagum dengan renya riang penduduknya, kagum pula dengan keberagamannya.
Tapi dibalik kekagumanku, terselip juga perasaan "Heran ϑαn Gak Habis Pikir".
Kenapa...?
Disaat kampung-kampung lain sudah membahas tentang dunia digital, smartphone, internet ϑαn canggihnya suatu teknologi, sementara kampungku baru sampai ke level "Gagal Paham", atau bisa juga masuk kategori "Lebay Gak Ketulungan".

Dalam suatu perkampungan, sudah tentu banyak "Rumah" yang bisa saja satu rumah dihuni beberapa "Kepala keluarga". Baik "Rumah" ataupun "Kepala Keluarga", sudah barang tentu punya beberapa atau mungkin juga banyak aturan yang menjadikan mereka sebagai pagar, batasan dan menjadi bagian untuk dipatuhi oleh tiap-tiap anggota keluarga masing-masing.
Di tiap-tiap "Rumah", masing-masing punya aturan yang mungkin sama, dan mungkin juga berbeda dari "Rumah" tetangga sekitar. Pun demikian mereka pasti juga punya wewenang untuk menerapkan aturan main mereka sendiri, yang aturan tersebut sudah terangkum dalam aturan yang bersifat mendasar baik ditingkat Kecamatan, Kabupaten, Provinsi juga Negara. Mereka memberlakukan aturan yang sudah ada, tanpa harus mencampuri atau bahkan sengaja ikut mencampuri urusan "Peraturan" dari "Kepala Keluarga" yang lain.

Namun yang lucunya...
Ketika ada satu "Keluarga" menerapkan suatu aturan, memberi pemahaman tentang aturan, yang aturan tersebut diberlakukan didalam "Rumahnya Sendiri" untuk "Anggota Keluarganya Sendiri", lantas timbul masalah, yang mana "Kepala Keluarga" tersebut dinilai telah mengolok-olok ϑαn menghina "Tetangga Lain" ϑαn mereka merasa tersakiti dengan aturan main "Keluarga Tersebut", bahkan sampai melaporkan kepada pihak berwajib, karena dinilai telah menodai ϑαn menghina aturan main dari "Keluarga Lain".

□ Ilmuan di kampungku yang mengamati tentang suara katak, "Teot Tek Blung" mengatakan ; "Urusanku yo urusanku. Jangan ngurusi urusanku, toh aku juga tidak mencampuri urusanmu".
□ Dukun pijat di kampung mengatakan ; "Yang aku pijat ini kaki si A, kenapa si B, si C ϑαn si D ikut komentar. Mau aku apakan kaki si A ini, kan itu urusan ku. Toh anak ϑαn keluarga si A pun tidak merasa ternodai".
□ Insiyur pertanian di kampungku bagian "Penanaman Kangkung" mengatakan ; "Aku berjalan diatas jalur yang sudah menjadi dasar landasan hidupku. Anda tersinggung ato tidak, itu bukan masalah bagiku (karena aku memberlakukan semua aturan itu, dari apa yang aku yakini), toh aku menulis, memasang ϑαn mengumumkan atas prinsip ϑαn aturanku pun di dalam "Rumahku Sendiri", untuk "Anggota Keluargaku" sendiri.


Heran ϑαn Lucunya Kampungku. Bagaimana dengan Kampung Anda...?!?!



http://m.facebook.com/arvin.badar
http://arvinbadarsyabikin.blogspot.com/
@arvinbadar®  ϑαn @AB_Story® :::...


Senin, 26 Desember 2016

"Irama Dalam Langkah"

Jalanku ϑαn jalanmu mungkin atau bahkan memang gak sama, †αªρ¡ seperti itulah, terkadang dibutuhkan perbedaan dalam merangkai irama dalam langkah. Aku mungkin gak bisa mengikuti irama langkahmu, †αªρ¡ bukan lantas aku ingin meninggalkanmu. Andaipun kamu ingin ikuti langkahku, akupun mempersilahkan.
Bukan di belakangku ataupun di depanku, †αªρ¡ kita berjalan beriringan, tanpa harus aku komando langkah mana dulu yang harus dimainkan.

Mungkin aku tahu arah langkahmu, †αªρ¡  aku gak akan pernah tahu apa tujuanmu setelah itu.
Aku mungkin gak tahu tujuanmu, †αªρ¡ bukan lantas aku harus menjadi kepo, hanya karena kita satu jalur dalam suatu langkah.

Mainkan sesuai irama hatimu, sebagaimana aku mengikuti rangkaian irama hatiku. Karena sesungguhnya perbedaan itu indah.



http://m.facebook.com/arvin.badar
http://arvinbadarsyabikin.blogspot.com/
@arvinbadar®  ϑαn @AB_Story® :::...







Jumat, 25 November 2016

"Berubah Warna"

Kalau bunga melati lagi mekar, pasti wangi aroma yang akan tercium. Bahkan indra cium kita tidak akan terganggu dengan aroma bunga yang lain.
Tαªρ¡ apa akan selalu seperti itu kah aroma nya, ketika siang, malam, panas ϑαn hujan menerpa...?

Bukankah melati di musim sebelumnya pun wangi ϑαn kita pun memuja aromanya setiap waktu...?
Tαªρ¡ sekarang, jangankan indahnya, bahkan aroma nya pun tidak mampu kita ingat lagi.

Melati yang dulu wangi, yang dulu kita puja², sekarang hanya tinggal kenangan, ϑαn laksana aroma bunga bangkai.

Apa melati di musim sekarang ini pun akan terganti, seperti melati musim sebelumnya...? Terganti dengan melati di musim yang akan datang....?


HANYA HATI YANG MAMPU MENJAWAB.

http://m.facebook.com/arvin.badar
http://arvinbadarsyabikin.blogspot.com/

@arvinbadar ϑαn @AB_Story® :::...