Rabu, 10 April 2013

Kumpulan Hadist Shahih Kitab “Bukhari ϑαn Muslim”


1. Dari Abi Abdurrahman Abdillah bin Umar bin Khattab r.a. berkata, Aku telah mendengar Rasulullah SAW bersabda,
“Bangunan Islam itu atas lima perkara  
1. Mengakui bahwa tiada Tuhan melainkan Allah ϑαn sesungguhnya  Muhammad itu Utusan Allah.
2. Mendirikan Shalat.
3. Mengeluarkan Zakat.
4. Mengerjakan Haji ke Baitullah, ϑαn
5. Puasa bulan Ramadhan.
(Bukhari - Muslim).

2. Dari Abi Hamzah Anas bin Malik r.a. pelayan Rasulullah SAW, dari Nabi SAW telah bersabda,
"Tidak sempurna iman seseorang diantaramu hingga mencintai saudaranya seperti ia mencintai dirinya sendiri".
(Bukhari - Muslim).

3. Dari Ibni Mas'ud r.a. telah berkata, Telah bersabda Rasulullah SAW,
"Tidak halal darah seorang muslim kecuali disebabkan salah satu dari tiga perkara :
1. Duda/janda yg berzina,
2. Pembunuhan dibalas bunuh,
3. Orang meninggalkan agamanya, memisahkan diri dari jama'ah (murtad)".
(Bukhari - Muslim).

4. Dari Abu Musa (Abdullah) bin Qais al-asy'ary r.a. berkata, Rasulullah SAW ditanya mengenai orang² yg berperang, Karena keberanian, Karena kebangsaan, atau Karena kedudukan. Manakah diantara semua itu yg disebut fisabilillah...?
Rasulullah SAW menjawab,
"Siapa yg berperang semata² untuk menegakkan kalimatullah (agama Allah), maka itulah fisabilillah".
(Bukhari - Muslim).

5. Dari Abu Bakrah (Nufa'i) bin al Harits ats Tsaqafy berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Apabila dua orang Muslim berhadapan dgn pedang masing², maka pembunuh ϑαn terbunuh keduanya sama² masuk neraka”.
Abu Bakrah bertanya, "Ya Rasulullah, yg membunuh jelas masuk neraka, tetapi mengapa yg terbunuh juga demikian..?
Rasulullah SAW menjawab, "Karena ia juga memiliki niat sungguh² akan membunuh lawannya".
(Bukhari - Muslim).

6. Dari Anas bin Malik r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Sesungguhnya Allah lebih suka menerima taubat seorang hamba-Nya melebihi kesenangan seorang yg menemukan kembali tiba² untanya yg telah hilang daripadanya di tengah hutan".
(Bukhari - Muslim).

7. Dari Abu Said dan Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Tiadalah seorang Muslim itu menderita kelelahan atau penyakit atau kesusahan (kerisauan hati), hingga tertusuk duri melainkan semua itu akan menjadi penebus kesalahan² nya".
(Bukhari - Muslim).

8. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Bukanlah orang yg kuat itu yg dpt membanting lawannya, kekuatan seseorang itu bukan diukur dgn kekuatan, tetapi yg disebut orang kuat adalah orang yg dapat menahan hawa nafsunya pada waktu marah".
(Bukhari - Muslim).

9. Dari Abu Khalid (Hakim) bin hizam r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
“Penjual ϑαn pembeli keduanya bebas belum terikat selagi mereka belum berpisah, maka jika benar ϑαn jelas keduanya, diberkahi jual beli itu, tetapi jika menyembunyikan ϑαn berdusta maka terhapus berkah jual beli itu".
(Bukhari - Muslim).

10. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Seseorang datang kepada Rasulullah SAW, lalu bertanya, "Ya Rasulullah, sedekah manakah yg lebih besar pahalanya...?
Rasulullah SAW menjawab,
"Bersedekah dlm keadaan sehat sedang engkau amat sayang kepada harta tersebut, takut miskin ϑαn mengharapkan kekayaan. Oleh sebab itu jangan menunda² sehingga apabila ruh (nyawa) sdh sampai di tenggorokan (hampir mati) lalu engkau berwasiat untuk si fulan sekian, untuk si fulan sekian".
(Bukhari - Muslim).

11. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Neraka tertutup oleh berbagai syahwat ϑαn hawa nafsu, sedangkan surga tertutup oleh berbagai kesukaran ϑαn keberatan".
(Bukhari - Muslim).

12. Dari Anas r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Yang mengikuti mayyit ada tiga :
Keluarga, Kekayaan, ϑαn Amalnya. Maka yang dua kembali yaitu Keluarga ϑαn Kekayaannya, ϑαn tetap tinggal padanya yang satu yaitu amal perbuatannya".
(Bukhari - Muslim).

13. Dari 'Aisyah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Siapa yg mengambil hak orang lain walau sejengkal tanah akan dikalungkan hingga tujuh petala bumi".
(Bukhari - Muslim).

14. Dari Abdullah bin Amr bin al-Ash r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Seorang Muslim adalah yg dapat selamat sekalian orang Muslim dari gangguan lidah ϑαn tangannya. Seorang Muhajir adalah orang yg meninggalkan semua larangan Allah".
(Bukhari - Muslim).

15. Dari Usamah bin Zaid r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Aku berdiri di muka pintu surga tiba² kudapatkan kebanyakan yg masuk surga adalah orang² fakir miskin sedangkan orang² kaya masih tertahan oleh perhitungan kekayaanya ϑαn orang² ahli neraka telah diperintahkan masuk neraka, maka ketika saya berdiri di dekat pintu neraka tiba² kudapatkan kebanyakan yg masuk ke dalamnya adalah orang² perempuan".
(Bukhari - Muslim).

16. Dari Anas r.a. berkata, Seorang Arab bertanya kepada Rasulullah SAW, "Bilakah hari kiamat..?"
Rasulullah SAW menjawab, "Apakah bekalmu untuk menghadapinya...?"
Ia menjawabnya "Cinta kepada Allah ϑαn Rasul-Nya",
Maka Rasulullah SAW bersabda, "Engkau akan berkumpul dgn orang yg engkau cintai".
(Bukhari - Muslim).

17. Dari Abdullah bin Mas'ud r.a. meriwayatkan bahwa ia bertanya kepada Rasulullah SAW tentang perbuatan apa yg paling disukai Allah Ta'ala.
Rasulullah SAW menjawab, "Menjalankan shalat pada waktu yg ditetapkan".
Saya bertanya, "Dan sesudah itu...?"
Beliau menjawab, "Berbuat baik kepada orang tua".
Saya bertanya, "Dan sesudah itu...?"
Beliau menjawab, "Berjihad di jalan Allah".
(Bukhari).

18. Dari Umar r.a. ϑαn Aisyah r.a. menceritakan bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Jibril selalu memperingatkanku tentang hak² tetangga, sehingga aku cenderung percaya bahwa ia bisa² akan memberi mereka bahkan hak² warisan.
(Bukhari).

19. Dari Abu Bakar r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Tidak usahkan aku menceritakan tentang dosa terburuk...?"
Kami berkata, "Katakanlah, ya Rasulullah...!"
Rasulullah SAW bersabda, "Menyekutukan seseorang dgn Allah ϑαn tidak patuh terhadap orang tua".
Rasulullah SAW sdg bersandar kemudian duduk tegak seraya bersabda, "Hati² lah dari berkata dusta".
Beliau terus mengulang²i perkataan beliau itu sehingga kami memohon agar berkenan menghentikannya.
(Bukhari).

20. Dari 'Aisyah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Bakal ada tentara yg menyerang Ka'bah, tetapi ketika mrk sampai di suatu lapangan tiba² mrk semua dibinasakan dari yg pertama hingga yg terakhir".
'Aisyah r.a. bertanya, "Ya Rasulullah, knp mrk semua dibinasakan padahal diantara mrk ada yg di pasar ϑαn tidak ikut menyerang...?"
Rasulullah SAW menjawab, "Dibinasakan semua kemudian akan dibangkitkan menurut niat masing²".
(Bukhari - Muslim).

21. Dari Ibnu Umar r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Aku bermimpi seolah² aku bersiwak (menggoosok gigi). Tiba² datang kepadaku dua orang, maka aku berikan siwak itu kpd yg kecil, tetapi aku ditegur", Dahulukan yg besar, maka aku berikan kpd yg besar".
(Bukhari - Muslim).

22. Dari Musa al-Asy'ari r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Seseorang itu akan berkumpul bersama orang yg dikasihinya".
(Bukhari - Muslim).

23. Dari Sa'ad bin Abi Waqqash r.a. berkata, Rasulullah SAW menengokku pada haji wada' dari cekaman suatu penyakit yg hampir saja merenggut nyawaku, lalu aku berkata, "Ya Rasulullah, sebagaimana engkau lihat, penyakitku ini cukup berat, sedangkan aku adalah orang yg berharta ϑαn tidak ada ahli warisku kecuali seorang anak perempuanku. Bolehkah aku bersedekah dgn dua pertiga dari hartaku...?"
Rasulullah SAW menjawab, "Jangan".
Aku berkata, "Bagaimana kalau separuhnya..?".
Rasulullah SAW menjawab, "Jangan, sepertiga saja ϑαn sepertiga pun sudah cukup banyak. Sesungguhnya jika engkau tinggalkan ahli warismu dlm keadaan kaya raya adalah lebih baik daripada engkau tinggalkan mrk dlm keadaan kekurangan meminta² kpd manusia. Dan tidaklah engkau mengeluarkan suatu pembelanjaan dgn menuntut keridhaan Allah melainkan engkau akan diberi pahala karenanya hingga sesuap makanan yg engkau suapkan ke mulut istrimu".
Aku berkata, "Ya Rasulullah, apakah aku ditinggalkan (di Makkah) sesudah kawan² ku (berhijrah)...?"
Rasulullah SAW menjawab, "Sesungguhnya engkau tidak ditinggal lalu engkau beramal dgn suatu amal yg ditujukan untuk mencari keridhaan Allah melainkan dgnnya engkau akan bertambah derajat ϑαn pangkatmu. Barangkali engkau tertinggal ini akan mendatangkan manfaat bagi orang byk ϑαn mendatangkan kerugian bagi lainnya".
Kemudian Rasulullah SAW berdo'a, "Ya Allah teruskanlah bagi sahabat² ku hijrah mrk ϑαn jangan Engkau kembalikan mrk ke belakang (ke Mekkah)".
Tetapi yg kecewa adalah Sa'ad bin Khaulah yg dikasihi oleh Rasulullah SAW, karena ia meninggal dunia di Makkah.
(Bukhari - Muslim).

24. Dari Abu Sa'id (Sa'ad bin Malik bin Sinan) al-Khudry berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Pernah terjadi pada umat terdahulu seseorang yg telah membunuh sembilan puluh sembilan jiwa, kemudian ingin bertaubat maka ia pun mencari seorang alim lalu ditunjukkan kepadanya seorang pendeta maka ia pun bertanya, "Sesungguhnya saya telah membunuh sembilan puluh sembilan jiwa, apakah ada jalan bagiku untuk bertaubat...?"
Jawab pendeta, "Tidak ada".
Seketika pendeta itupun dibunuhnya sehingga genaplah seratus orang yg telah dibunuhnya. Kemudian ia mencari orang alim lainnya ϑαn ketika telah ditunjukkan iapun menerangkan bahwa ia telah membunuh seratus orang apakah ada jalan untuk bertaubat...?
Jawab si alim, "Ya, ada ϑαn siapakah yg dpt menghalangimu untuk bertaubat...? Pergilah ke dusun itu, krn di sana byk orang² yg taat kepada Allah. Maka berbuatlah sebagaimana perbuatan mrk ϑαn jangan kembali ke negerimu ini, karena negerimu ini adalah tempat penjahat".
Maka pergilah orang itu tetapi di tengah perjalanan mendadak ia mati.
Maka bertengkarlah Malaikat rahmat dgn Malaikat siksa.
Malaikat rahmat berkata, "Ia telah berjalan untuk bertaubat kpd Allah dgn sepenuh hatinya".
Malaikat siksa berkata, "Ia belum pernah berbuat kebaikan sama sekali".
Maka datanglah seorang Malaikat berupa manusia yg menjadi juru penengah (hakim) di antara mereka. Ia berkata, "Ukur saja jarak antara dusun yg ditinggalkan ϑαn yg dituju, maka kemana ia lebih dekat, masukkanlah ia kpd golongan orang sana. Maka diukurlah kedua jarak itu ϑαn ternyata lebih dekat kpd dusun orang² baik yg dituju, kira² terpaut sejengkal. Maka dipeganglah ruhnya oleh Malaikat rahmat".
(Bukhari - Muslim).

25. Dari Utsman bin Affan r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Tidak seseorang memasuki waktu shalat wajib kemudian ia berwudhu' ϑαn shalat dgn khusyu' ϑαn memelihara ruku'nya, melainkan akan terhapus dosa² nya yg telah lalu selama tidak melakukan dosa besar, hal itu berlaku sepanjang masa".
(Muslim).

26. Dari Imran bin Hushain r.a. Rasulullah SAW bersabda,
"Ada 70.000 orang dari umatku yg masuk surga tanpa hisab".
Para sahabat bertanya, "Siapakah mrk, ya Rasulullah...?"
Rasulullah SAW bersabda, "Mereka adalah orang yg tidak beristirqa' (meminta pengobatan dgn cara jampi²) tidak bertathayyur (menggantungkan nasib kpd terbangnya burung), tidak melakukan pengobatan dgn cara membakar bagian yg sakit dgn besi panas membara, ϑαn orang² yg bertawakkal kpd Rabb mrk".
(Muslim).

27. Dari Abdillah bin Mas'ud r.a. bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Orang yg mempunyai sifat sombong sedikit saja di dalam hatinya, tidak akan masuk surga".
Seseorang berkata, "Bagaimana halnya ihwal seseorang yg mempunyai pakaian² yg indah ϑαn sepatu² yg indah...?"
Rasulullah SAW bersabda, "Allah itu indah ϑαn Allah menyukai keindahan (Seseorang tidak disebut sombong jika ia mempercantik dirinya).
Kesombongan terletak pada penolakan terhadap kebenaran ϑαn memandang orang lain rendah".
(Muslim).

28. Dari Abu Hurairah (Abdurrahman bin Shaher) r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Shalat berjama'ah pahalanya melebihi shalat sendirian, baik di tempat pekerjaan atau di rumah, dua puluh tujuh derajat. Yg demikian itu, krn jika seseorang telah menyempurnakan wudhu kemudian pergi ke masjid tanpa tujuan lain selain shalat, maka tidak bertindak selangkah melainkan diangkat sederajat ϑαn dihapuskan daripadanya satu dosa hingga masuk ke masjid. Apabila telah berada di dalam masjid maka ia dianggap mengerjakan shalat selama ia masih menantikan shalat (selama bertahan karena menunggu shalat) ϑαn Malaikat memohonkan rahmat atau mendo'akan seseorang selama ia dalam majelis shalatnya.
Malaikat berdo'a,
Ya Allah, kasihanilah dia. Ya Allah, ampunilah dia. Ya Allah, maafkanlah dia.
Demikian itu selama ia tidak mengganggu ϑαn belum berhadast di tempat itu".
(Bukhari - Muslim).

29. Dari Abdullah bin Abbas r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Sesungguhnya Allah mencatat segala hasanat (kebaikan) ϑαn sayyiat (kejahatan), kemudian menjelaskan keduanya, maka barangsiapa yg berniat akan melakukan kebaikan, lalu dikerjakannya, maka akan dicatat untuknya sepuluh hasanat, mungkin ditambah hingga tujuh ratus kali lipat atau lebih dari itu. Dan apabila ia berniat akan melakukan sayyiat (kejahatan), lalu tidak dikerjakannya, maka Allah mencatat baginya satu hasanat (kebaikan), ϑαn jika niat itu dilaksanakannya maka ditulis baginya satu sayyiat (kejahatan)".
(Bukhari - Muslim).

30. Dari Abi Hurairah r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Lazimnya, seseorang mengawini seorang wanita, krn empat alasan :
1. Karena kekayaannya,
2. Karena martabat keluarganya,
3. Karena kecantikannya, ϑαn
4. Karena kesalehannya.
Lebih baik pilihlah ia karena kesalehannya. Semoga engkau tetap rendah hati".
(Bukhari).

31. Dari Adiyyi bin Hatim r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Bersedekahlah supaya engkau diselamatkan dari api neraka, walaupun hanya sebagian dari sebuah kurma".
(Bukhari).

32. Dari Abi Hurairah r.a. menceritakan bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Saya bersaksi dgn nama Allah, ia bukan orang yg beriman. Saya bersaksi dgn nama Allah, ia bukan orang yg beriman.
Dari Abi Hurairah ra. menceritakan bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Malanglah ia, malanglah ia, malanglah ia. Seorang yg hidup cukup lama menyaksikan hari tua ibu-bapaknya, tetapi gagal memperoleh surga (dgn jalan mengkhidmati mereka)".
(Muslim).

33. Dari Abi Sa'id Al-Khudri r.a. telah berkata, Aku telah dgr Rasulullah SAW bersabda,
"Barang siapa diantaramu melihat kemungkaran, hendaklah ia merobahnya dgn tangannya, jika ia tak sanggup, maka dgn lidahnya, ϑαn jika tak sanggup, maka dgn hatinya.
Dan itu adalah selemah² nya iman".
(Muslim).

34. Dari Abi Hurairah r.a. berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Barangsiapa berbuat zhalim kpd saudaranya yg seiman dari hartanya atau sebagian dari itu, maka hendaklah ia menyelesaikannya pada hari ini (di dunia), sblm datang hari dimana dinar ϑαn dirham tidak memberi manfaat apa².
Bila ia mempunyai amal shaleh, maka amal tersebut diberikan kepada saudaranya yg dizhaliminya. Namun jika ia tidak memiliki amal shaleh, maka dosa yg dizhaliminya, ditimpakan kepadanya".
(Bukhari - Muslim, Tirmidzi ϑαn Abu Daud).

35. Dari Sahl bin Sa'ad r.a. bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Aku ϑαn orang yg menanggung anak yatim di surga, seperti ini (beliau mengisyaratkan kedua jari telunjuknya ϑαn jari tengah sambil membuka keduanya).
(Bukhari, Abu Daud ϑαn Tirmidzi).

36. Dari Nu'man bin Basyir r.a. bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Adzab neraka yg paling ringan pada hari kiamat ialah seorang laki² diletakkan diujung kedua tongkaknya dua bara api dgn panas yg menjadikan otaknya mendidih, dimana ia tidak melihat ada orang lain yg mendapat adzab lebih berat darinya, padahal itu adzab neraka yg paling ringan".
(Muttafaq 'Alaih).

37. Dari Abdullah bin Umar r.a. berkata, Saya telah mendengar Rasulullah SAW bersabda,
"Terjadi di masa dahulu sebelum kamu, tiga orang berjalan² hingga terpaksa bermalam di dalam gua. Tiba² ketika mrk sedang berada di dalam gua itu, ada sebuah batu besar yg jatuh dari atas bukit ϑαn menutup pintu gua itu, sehingga mereka tidak dapat keluar.
Maka berkatalah mereka,
"Sungguh tidak ada yg dpt menyelamatkan kita dari bahaya ini, kecuali jika kalian bertawassul kpd Allah dgn amal² shaleh yg pernah kalian lakukan dahulu".

Maka seorang dari mrk berdo'a,
“Ya Allah, dahulu saya mempunyai ayah ϑαn ibu, ϑαn sudah menjadi kebiasaanku tidak memberi minuman susu kpd seorangpun, sebelum keduanya (ayah ϑαn ibu), baik kpd keluargaku atau kpd hamba sahaya. Maka pada suatu hari saya agak jauh menggembala ternak sehingga saya terlambat tidak kembali kpd keduanya hingga malam hari ϑαn ketika itu ayah bundaku telah tidur. Maka saya terus memerah susu untuk keduanya ϑαn saya segan untuk membangunkan keduanya, tetapi saya pun tidak akan memberikan minuman itu kpd siapapun, sebelum ayah bundaku. Maka saya tunggu keduanya hingga terbit fajar lalu bangunlah keduanya ϑαn minum susu yg saya perahkan itu. Padahal malam itu anak² ku juga menangis meminta susu itu di dekat kakiku. Ya Allah, jika saya lakukan itu benar² krn mengharapkan keridhaan-Mu, maka lepaskanlah kami dari kesulitan ini”.
Maka bergeserlah batu itu sedikit, hanya saja mrk belum dapat keluar dari gua tersebut.

Lalu orang yg kedua berdoa,
"Ya Allah, dahulu saya pernah jatuh cinta pada anak gadis pamanku. Karena cinta kasihku saya selalu merayu ϑαn ingin berzina dgnnya, tetapi ia selalu menolak hingga terjadilah pada suatu saat ia menderita kelaparan ϑαn datang minta bantuan kepadaku.
Maka saya berikan padanya uang seratus dua puluh dinar dgn janji bahwa ia akan menyerahkan kegadisannya kpdku malam harinya. Kemudian ketika saya telah berada di antara kedua kakinya tiba² ia berkata, "Takutlah kpd Allah ϑαn jangan engkau pecahkan tutup, kecuali dgn cara yg halal. Maka saya segera bangun daripadanya, padahal saya masih menginginkannya ϑαn saya tinggalkan dinar emas yg telah saya berikan kepadanya itu. Ya Allah, bila saya berbuat itu semata² krn mengharapkan keridhaan-Mu, maka hindarkanlah kami dari kemalangan ini".
Maka bergeserlah batu itu sedikit, tetapi mrk belum juga dpt keluar daripadanya.

Lalu berdo'alah orang yg ketiga,
“Ya Allah, saya dahulu menjadi majikan yg mempunyai banyak buruh ϑαn pegawai. Pada suatu hari ketika saya membayar upah buruh² itu, tiba² ada seorang dari mereka yg tidak sabar menunggu lalu segera pergi ϑαn meninggalkan upahnya, terus pulang ke rumahnya ϑαn tidak kembali. Maka saya perniagakan upah itu hingga bertambah ϑαn berbuah menjadi harta kekayaan yg banyak”.
Kemudian setelah berselang waktu cukup lama, buruh itu dtg kembali ϑαn berkata,
"Hai hamba Allah berikan kpdku upahku yg dahulu itu".
Aku menjawab,
"Semua kekayaan di depanmu yg berupa unta, lembu, kambing ϑαn budak penggembalanya itu adalah upahmu".
Orang itu berkata,
"Hai hamba Allah, jgnlah engkau mengolok² kan aku".
Aku menjawab,
"Aku tidak mengolok² kan kamu".
Maka diambilnya semua yg saya sebutkan itu ϑαn tidak ditinggalkan seekor pun daripadanya.
"Ya Allah, jika saya berbuat itu krn mengharapkan keridhaan-Mu, maka bebaskanlah kami dari kesempitan ini".
Tiba² batu itupun bergeser lagi, sehingga mrk dpt keluar dgn selamat".
(Bukhari - Muslim).

38. Dari Atha' bin Abi Rabah berkata, Ibnu 'Abbas r.a. berkata, "Sukakah saya tunjukkan kepadamu seorang wanita ahli syurga...?"
Saya menjawab, "Baiklah".
Berkata Ibnu 'Abbas, "Itulah wanita yg hitam".
Pada suatu hari ia datang kpd Rasulullah SAW ϑαn berkata,
"Ya Rasulullah, saya berpenyakit ayan hingga terbuka aurat maka do'akan kepada Allah untuk kesembuhanku".
Rasulullah SAW menjawab,
"Jika engkau sabar engkau akan mendapat surga ϑαn jika engkau tetap meminta aku, aku do'akan, akupun tidak keberatan".
Wanita itu menjawab,
"Saya akan sabar tetapi do'akan supaya tidak sampai terbuka aurat saya".
(Bukhari - Muslim).

39. Dari Abdullah bin 'Abbas dan Anas bin Malik r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Andaikan seorang anak Adam (manusia) mempunyai satu lembah dari emas pasti ia ingin mempunyai dua lembah ϑαn tidak ada yg dapat menutup mulutnya (menghentikan kerakusannya kepada dunia), kecuali tanah (maut). Dan Allah berkenan memberi taubat kpd siapa yg bertaubat".
(Bukhari - Muslim)

40. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Allah tertawa melihat dua orang yg telah bunuh membunuh ϑαn keduanya masuk surga. Seorang pejuang berjuang di jalan Allah (Fisabilillah) lalu terbunuh kemudian yg membunuh masuk Islam ϑαn ikut berjihad Fisabilillah sehingga mati syahid terbunh pula".
(Bukhari - Muslim).

41. Dari Abi Hurairah r.a. bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Hak kewajiban seorang muslim atas muslim lainnya ada lima :
1. Menjawab salam.
2. Menjenguk yg sakit.
3. Mengantar jenazah.
4. Memenuhi undangan.
5. Mendo'akan orang yg bersin".
(Muttafaq 'Alaih).

42. Dari Sahl bin Hanif bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Barangsiapa meminta mati syahid kpd Allah dgn jujur, pasti akan Allah sampaikan ia ke tingkat para syuhada sekalipun mati di atas tempat tidur".
(Muslim, Abu Daud, Tirmidzi, Nasa'i ϑαn Ibnu Majah).

43. Dari Abi Hurairah r.a. bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Setiap anggota badan manusia wajib atasnya sedekah, setiap hari bila terbit matahari engkau damaikan antara dua orang yg berselisih, itu adalah sedekah ϑαn menolong orang berkenaan dgn kendaraannya, engkau mengangkatnya atau mengangkat barang² nya ke atas kendaraannya, itu adalah sedekah ϑαn setiap langkah untuk shalat adalah sedekah. Dan menyingkirkan sesuatu rintangan dari jalan adalah sedekah".
(Bukhari - Muslim).

44. Dari Abdillah bin 'Amr bin Al-'Ash r.a. bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Barangsiapa yg memiliki empat sifat, maka ia munafik murni ϑαn barangsiapa memiliki satu darinya, berarti ia mempunyai satu sifat munafik, yaitu :
1. Jika diberi amanat ia berkhianat,
2. Bila bicara ia dusta,
3. Jika berjanji ia mengingkari, ϑαn
4. Jika bersengketa ia membongkar rahasia terdahulu".
(Bukhari - Muslim).

45. Dari Utsman bin Affan r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Orang yg terbaik dari antaramu ialah orang yg mempelajari Al Qur'an ϑαn mengajarkannya kepada orang lain".
(Bukhari).

46. Dari Anas r.a. berkata, Nabi Rasulullah SAW masuk masjid tiba² beliau menemukan tali yg terulur di antara dua tiang.
Nabi SAW bertanya, "Tali apakah ini...?"
Jawab orang banyak, "Tali kepunyaan Zainab, kalau ia merasa capai berdiri shalat, ia berpegangan dengannya".
Maka Nabi SAW bersabda, "Lepaskan tali itu. Hendaklah shalat dilakukan dalam keadaan tangkas, cekatan ϑαn apabila letih (mengantuk) hendaklah tidur".
(Bukhari - Muslim).

47. Dari 'Aisyah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Jika mengantuk salah seorang dari kamu dlm mengerjakan shalat hendaklah ia tidur sehingga hilang rasa kantuknya. Sesungguhnya jika seseorang mengerjakan shalat dgn mengantuk, jangan² ia akan membaca istighfar lalu mengigau mengumpat dirinya sendiri".
(Bukhari - Muslim).

48. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Nabi SAW bersabda,
"Biarkanlah selama aku membiarkan kamu dlm kebebasanmu. Maka sesungguhnya penyebab kebinasaan umat terdahulu sebelummu adalah karena mereka banyak bertanya ϑαn menyalahi Nabi² mrk. Maka apabila aku mencegahmu dari sesuatu perkara, tinggalkanlah perkara itu ϑαn jika aku perintahkan sesuatu perkara, kerjakanlah sekuat tenagamu".
(Bukhari - Muslim).

49. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Semua umatku selamat, kecuali orang² yg terang²an berbuat dosa (mujaharah). Θαn termasuk mujaharah adalah orang yg berbuat di waktu malam yg gelap, kemudian pagi harinya diceritakan pada orang lain padahal semalaman itu Allah menutupinya sedangkan pagi harinya ia membuka sendiri apa yg ditutupi oleh Allah".
(Bukhari - Muslim).

50. Dari Abu Mas'ud al-Badri r.a. dari Nabi SAW , beliau bersabda,
"Apabila salah seorang kamu membelanjai istrinya dgn mengharapkan pahala, maka tercatat baginya sebagai sedekah".
(Bukhari - Muslim). 

51. Dari Anas r.a. berkata, Nabi SAW bersabda,
"Ya Allah, sesungguhnya tidak ada kehidupan yg sebenarnya, kecuali kehidupan akhirat".
(Bukhari - Muslim).

52. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Bukanlah kekayaan itu krn banyaknya harta benda, tetapi kekayaan yg sebenarnya adalah kekayaan hati".
(Bukhari - Muslim).

53. Dari Ibnu Umar r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Pada hari kiamat seorang Mu'min didekatkan kpd Tuhan dgn dinaungi oleh rahmat-Nya, kemudian ditanya, "Tahukah kamu dosa ini...? Tahukah kamu dosa itu...?"
Jawabnya, "Ya, saya tahu".
Maka Allah berfirman,
"Aku telah menutupi atasmu dunia ϑαn kini aku mengampuninya darimu. Kemudian diberikan kepadanya suratan amal kebaikannya".
(Bukhari - Muslim).

54. Dari Anas r.a. berkata, Nabi SAW bersabda,
"Ada tiga perkara yg barangsiapa memilikinya akan merasakan kelezatan iman yaitu :
1.      Jika ia mencintai Allah ϑαn Rasulullah melebihi cintanya kepada yg lain,
2.      Jika ia mencintai sesama manusia semata² krn Allah, ϑαn
3.      Jika ia enggan kembali kafir setelah diselamatkan Allah daripadanya, sebagaimana ia enggan dimasukkan ke dalam neraka".
(Bukhari - Muslim).

55. Dari 'Ubadah bin ash Shamit r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Barangsiapa percaya bahwa tidak ada sekutu bagi-Nya ϑαn bahwa Nabi Muhammad SAW adalah hamba ϑαn utusan-Nya ϑαn bahwa Nabi Isa adalah hamba Allah ϑαn utusan-Nya ϑαn kalimat-Nya yg diturunkan kpd Maryam ϑαn ruh daripada-Nya ϑαn bahwa surga itu benar adanya (haq), maka Allah pasti akan memasukkannya ke dalam surga dgn amal perbuatannya (yg baik) seberapa pun adanya".
(Bukhari - Muslim).

56. Abu Hurairah r.a. telah mendengar Nabi SAW bersabda,
"Ada tiga orang dari Bani Israil yaitu :
si Belang, si Botak ϑαn si Buta,

Ketika Allah akan menguji mrk, Allah mengutus Malaikat berupa manusia. Maka datanglah Malaikat itu kpd orang yg belang ϑαn bertanya, "Apakah yg kau inginkan...?"
Jawabnya, "Kulit ϑαn rupa yg bagus serta hilangnya penyakit yg menyebabkan orang² jijik kepadaku".
Maka diusaplah orang itu oleh Malaikat. Seketika itu juga hilanglah penyakitnya ϑαn berganti rupa ϑαn kulit yg bagus, kemudian ditanya lagi, "Kekayaan apakah yg engkau inginkan...?"
Jawabnya, "Unta".
Maka diberinya seekor unta yg bunting sambil dido'akan,
“BAARAKALLAAHU LAKA FIIHAA (Semoga Allah memberkahimu pada kekayaanmu itu)".

Kemudian datanglah si Malaikat itu kepada si Botak ϑαn bertanya, "Apakah yg engkau inginkan...?"
Jawabnya, "Rambut yg bagus ϑαn hilangnya penyakitku yg menyebabkan kehinaan pada pandangan orang".
Maka diusaplah orang botak itu lalu seketika itu juga tumbuhlah rambut yg bagus.
Kemudian ditanya lagi, "Kini kekayaan apa yg engkau inginkan...?"
Jawabnya, "Lembu".
Maka diberinya seekor lembu yg bunting sambil dido'akan,
"BAARAKALLAAHU LAKA FIIHAA (Semoga Allah memberkahimu pada kekayaanmu itu)".

Lalu datanglah Malaikat itu kepada si Buta ϑαn bertanya, "Apakah yg engkau inginkan...?"
Jawabnya, "Kembalinya penglihatan mataku supaya aku dpt melihat orang".
Maka diusaplah matanya sehingga dpt melihat kembali.
Selanjutnya dia ditanya pula, "Kekayaan apa yg engkau inginkan...?"
Jawabnya, "Kambing".
Maka diberinya seekor kambing yg bunting sambil dido'akan,
"BAARAKALLAAHU LAKA FIIHAA (Semoga Allah memberkahimu pada kekayaanmu itu)".

Beberapa tahun kemudian setelah masing² mempunyai daerah tersendiri yg penuh dgn unta, lembu ϑαn kambing,

Datanglah Malaikat itu dlm rupa seorang yg miskin seperti keadaan si Belang dahulu pada waktu ia belum sembuh ϑαn kaya.
Malaikat itu berkata,
"Saya seorang miskin yg telah terputus hubungan dlm perjalananku ini maka tidak ada yg dpt mengembalikan aku kecuali dgn pertolongan Allah ϑαn bantuanmu. Maka saya mengharap, demi Allah yg memberi rupa ϑαn kulit yg bagus, satu unta saja untuk meneruskan perjalananku ini".
Jawab si Belang,
"Masih banyak hak orang lain padaku, aku tidak dpt memberimu apa², mintalah saja di lain tempat".
Malaikat berkata,
"Rasa² nya aku pernah berjumpa dgnmu, bukankah engkau si Belang dahulu yg dijijiki orang ϑαn seorang miskin, kemudian Allah memberimu kekayaan...?"
Jawab si Belang,
"Saya telah mewarisi kekayaan orang tuaku".
Malaikat berkata,
"Jika engkau berdusta maka semoga Allah mengembalikan keadaanmu seperti dahulu".

Kemudian pergilah malaikat itu kpd si Botak dgn menyamar seperti keadaan si Botak dahulu ϑαn berkata pula padanya sebagaimana yg dikatakan kpd si Belang, namun ternyata mendapat jawaban seperti jawaban si Belang, hingga karenanya dido'akan,
"Jika engkau berdusta, maka semoga engkau kembali seperti keadaanmu semula".

Akhirnya datanglah Malaikat itu kpd si Buta dgn menyamar seperti keadaan si Buta dahulu, semasa ia miskin ϑαn berkata,
"Saya seorang miskin ϑαn perantau yg telah putus hubungan dalam perjalanan, tidak dpt meneruskan perjalanan kecuali dgn pertolongan Allah ϑαn bantuanmu. Aku minta demi Allah yg mengembalikan pandangan matamu, satu kambing saja untuk meneruskan perjalananku ini".
Jawab si Buta,
"Dahulu aku memang buta, lalu Allah mengembalikan penglihatanku, maka kini ambillah sesukamu, aku tidak akan memberatkan sesuatu pun kpdmu yg engkau ambil karena Allah".
Maka berkata Malaikat,
"Jagalah harta kekayaanmu, sebenarnya kamu telah diuji, maka Allah ridha kpdmu ϑαn murka kpd kedua temanmu itu".
(Bukhari - Muslim).

57. Dari Anas r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Janganlah seorang dari kamu mengharap² kan maut disebabkan oleh penderitaan yg dialaminya, maka jika harus terpaksa berkata, ucapkanlah,
ALLAAHUMMA AHYINII MAAKAANATIL HA AATU KHAIRAN LII WA TAWAFFANII IDZAA KAANATIL WAFAATU KHAIRAN LII (Ya Allah, hidupkanlah aku selama hidup ini lebih baik bagiku ϑαn matikanlah aku apabila mati itu lebih baik bagiku)".
(Bukhari - Muslim).

58. Dari Abdullah bin Mas'ud r.a. berkata, Ketika selesai perang Hunain, Rasulullah SAW mengutamakan pembagian ghanimah kpd beberapa orang terkemuka dari bangsa Quraisy yg baru masuk Islam, maka diberikan seratus unta kpd al-Aqra' bin Habis ϑαn seratus ekor unta untuk Uyainah bin Hishn ϑαn beberapa orang lainnya dari pemuka bangsa Quraisy sehingga ada seseorang berkata,
"Demi Allah, pembagian ini tidak adil ϑαn tidak karena Allah".
Ibnu Mas'ud berkata,
"Demi Allah, akan saya sampaikan perkataan itu karena Rasulullah SAW".
Maka saya segera pergi memberitahukan hal itu kpd Rasulullah SAW, kemudian beliau berkata,
"Siapakah yg adil, jika Allah ϑαn Rasulullah dianggap tidak adil...?"
Kemudian beliau berdo'a,
"Semoga Allah tetap merahmati Musa, sesungguhnya ia telah memperoleh gangguan lebih banyak dari ini, tetapi sabar".
Ibnu Mas'ud berkata,
"Saya pasti tidak akan menyampaikan suatu berita seperti itu lagi karena Rasulullah SAW sesudah kejadian ini".
(Bukhari - Muslim).

59. Dari Sulaiman bin Shurad r.a. berkata, Ketika saya duduk bersama Rasulullah SAW, tiba² ada dua orang saling memaki sdg salah satu telah merah wajahnya ϑαn tegang pula urat lehernya, maka Rasulullah SAW bersabda,
"Saya mengetahui suatu kalimat yg apabila kalimat itu dibaca, pasti hilang apa yg dirasakannya yaitu A'UDZUBILLAAHI MINASYSYAITHOONIR RAJIIM".
(Bukhari - Muslim).

60. Dari Abdullah bin Mas'ud r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Akan terjadi sepeninggalku sifat monopoli (mementingkan diri sendiri) ϑαn beberapa kemungkaran".
Sahabat bertanya,
"Ya Rasulullah, bagaimana pesan tuan kpd kami menghadapi hal itu...?"
Nabi SAW bersabda,
"Tunaikanlah kewajibanmu ϑαn mintalah kpd Allah untuk mendapatkan hakmu".
(Bukhari - Muslim).

61. Dari Abdullah bin Abbas r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Telah ditunjukkan kepadaku keadaan umat yg dahulu hingga aku melihat seorang Nabi dgn rombongan yg kecil ϑαn ada Nabi yg mempunyai pengikut satu dua orang, bahkan ada Nabi yg tidak ada pengikutnya.
Tiba² terlihat olehku rombongan yg besar, aku kira itu umatku, maka diberitahu kepadaku bahwa itu Nabi Musa ϑαn kaumnya, tetapi lihatlah ke ufuk kanan ϑαn kirimu.
Tiba² di sana aku melihat rombongan yg besar sekali.
Dikatakan kepadaku :
Itulah umatmu ϑαn di samping mrk ada tujuh puluh ribu orang yg masuk surga tanpa perhitungan (hisab)".
Setelah itu Nabi bangun ϑαn masuk ke rumahnya sehingga para sahabat saling memperbincangkan orang² yg akan masuk surga tanpa hisab itu.
Ada yg berpendapat,
"Mungkin mereka adalah sahabat² Nabi SAW".
Ada pula yg berpendapat,
"Mungkin mrk yg lahir dlm Islam ϑαn tidak pernah mempersekutukan Allah", ϑαn berbagai pendapat lainnya yg mrk sebutkan.
Kemudian Rasulullah SAW kembali ϑαn bertanya,
"Apa yg sedang engkau bicarakan...?"
Mrk memberitahukan segala pembicaraan mrk, maka Rasulullah SAW bersabda,
"Mereka yg tidak pernah menjampi atau dijampikan ϑαn tidak suka menebak nasib dgn perantaraan burung ϑαn kpd Tuhan mrk selalu berserah diri (tawakal”).
Maka bangunlah 'Ukkasyah bin Mihshan ϑαn berkata,
"Ya Rasulullah, do'akan semoga Allah memasukkan aku dari golongan mrk".
Nabi SAW menjawab,
"Engkau termasuk golongan mrk".
Kemudian berdiri orang lain, izin ϑαn berkata,
"Do'akan semoga Allah menjadikan aku dari golongan mrk".
Nabi SAW menjawab,
"Engkau telah didahului oleh 'Ukkasyah".
(Bukhari - Muslim).

62. Dari 'Aisyah r.a. berkata, Ketika Nabi SAW masuk ke rumah kami bertepatan dgn adanya seorang wanita, maka Nabi SAW bertanya, "Siapakah wanita itu...?"
Jawab 'Aisyah, "Ini Falunah yg terkenal ibadah shalatnya banyak sekali".
Maka Nabi SAW bersabda,
"Ah (kata yg menyatakan kurang senang), hendaklah ia mengerjakan menurut kadar kemampuannya dgn tidak memaksakan diri, maka Allah tidak akan jemu (bosan) menerima amalmu, sehingga kamu sendiri yg jemu beramal ϑαn perilaku agama yg disukai Allah ialah yg dikerjakan terus-menerus".
(Bukhari - Muslim).

63. Dari Abu Musa r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Perumpamaan tuntunan hidayah ϑαn ilmu yg diutuskan Allah kepadaku adalah bagaikan hujan yg turun ke bumi. Ada tanah yg subur menerima air ϑαn menumbuhkan tanaman ϑαn rumput yg banyak, ϑαn ada yg keras tidak dpt menahan air ϑαn tidak dpt menumbuhkan tumbuh² an. Demikianlah contoh orang yg mengerti agama Allah, lalu belajar ϑαn mengajar ϑαn orang yg tidak dpt menerima sama sekali petunjuk ajaran Allah yg diutuskan kepadamu".
(Bukhari - Muslim).

64. Dari 'Utban bin Malik r.a. berkata, Ketika Nabi SAW selesai shalat beliau bertanya,
"Dimanakah Malik bin al-Dakhsyum...?"
Dijawab oleh seseorang,
"Dia itu munafik, tidak suka Allah ϑαn Rasulullah".
Maka Nabi SAW bersabda,
"Jangan berkata demikian, tidakkah engkau tahu bahwa ia telah mengucapkan LAA ILAAHA ILLALLAAH dgn ikhlas krn Allah...? ϑαn Allah telah mengharamkan api neraka kpd siapa yg mengucapkan LAA ILAAHA ILLALLAAH dgn ikhlas karena Allah".
(Bukhari - Muslim).

65. Dari Abu Zaid (Usamah) bin Zaid Haritsah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Seseorang dihadapkan di hari kiamat kemudian dilemparkan ke dlm neraka, maka keluar usus perutnya, lalu berputar² di dalam neraka bagaikan himar yg berputar di sekitar penggilingan”.
Maka kerumunan ahli neraka padanya sambil bertanya,
"Hai Fulan, mengapakah engkau, bukankah engkau dahulu yg menganjurkan kebaikan ϑαn mencegah kemunkaran...?"
Jawabnya,
"Benar, aku dahulu menganjurkan kebaikan, tetapi tidak saya kerjakan ϑαn mencegah kemunkaran tetapi saya kerjakan".
(Bukhari - Muslim).

66. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Siapa yg merasa pernah berbuat aniaya terhadap saudaranya, baik menyangkut kehormatan, harta atau lainnya hendaklah ia segera meminta halal (maaf) nya sekarang juga, sebelum datang suatu hari yg ketika itu tidak ada harta dinar atau dirham.
Jika ia mempunyai amal shaleh maka akan diambil menurut penganiayaannya ϑαn jika tidak mempunyai hasanat (kebaikan), maka akan diambilkan dari kejahatan orang yg dianiaya untuk ditangguhkan kepadanya".
(Bukhari - Muslim).

67. Dari An-Nu'man bin Basyir r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Perumpamaan orang² Mu'min dalam cinta mencintai, kasih mengasihi ϑαn rahmat merahmati adalah bagaikan satu badan, apabila salah satu anggotanya menderita sakit, maka menjalarkan penderitaan itu ke seluruh badan hingga tidak dpt tidur ϑαn panas".
(Bukhari - Muslim).

68. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Orang yg menyantuni janda ϑαn orang miskin adalah bagaikan orang yg berjihad fi sabilillah bahkan seperti orang yg tidak pernah berhenti puasa ϑαn bagun shalat malam".
(Bukhari - Muslim).

69. Dari Jundub bin Abdullah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Barangsiapa memperdengarkan amalnya kpd orang lain, maka Allah akan mempermalukannya di hari kiamat, ϑαn barangsiapa yg memperlihatkan amalnya kpd orang lain, maka Allah akan membalas riya'nya itu".
(Bukhari - Muslim).

70. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Tinggalkan tujuh dosa yg akan membinasakan".
Sahabat bertanya,
"Apakah itu, ya Rasulullah...?"
Nabi SAW menjawab,
1. Menyekutukan Allah,
2. Sihir (tenung),
3. Membunuh jiwa yg diharamkan Allah membunuhnya kecuali dgn hak,
4. Memakan riba,
5. Memakan harta anak yatim,
6. Melarikan diri pada waktu perang,
7. Menuduh wanita Mu'minat yg sopan dgn tuduhan berzina".
(Bukhari - Muslim).

71. Dari Ibnu Umar r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Seorang perempuan disiksa krn kucing yg dikurungnya hingga mati, maka ia dimasukkan ke dlm neraka disebabkan ia tidak memberi makan ϑαn minum ketika mengurungnya ϑαn tidak pula melepaskannya agar memakan binatang² melata di bumi".
(Bukhari - Muslim).

72. Dari Ibnu Mas'ud r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Mencaci maki seorang Muslim adalah fasiq (melanggar agama), ϑαn memerangi seorang Muslim adalah kafir".
(Bukhari - Muslim).

73. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Barangsiapa menuduh hamba sahayanya berzina, maka ia akan dihukum dera pada hari kiamat, kecuali jika benar tuduhannya".
(Bukhari - Muslim).

74. Dari Ibnu Abbas r.a. berkata, Rasulullah SAW berjalan melalui dua kuburan maka beliau bersabda,
"Sesungguhnya kedua orang dlm kubur ini sedang disiksa, padahal keduanya tidak disiksa krn perkara yg besar. Adapun yg satu maka ia biasa berjalan mengadu domba, sedang yg kedua tidak menyelesaikan kencingnya (tidak membersihkan bekas kencingnya)".
(Bukhari - Muslim).

75. Dari Hudzaifah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Tidak akan masuk surga orang yg suka mengadu domba".
(Bukhari - Muslim).

76. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Barangsiapa percaya kpd Allah ϑαn hari kemudian, hendaklah ia berkata baik atau diam".
(Bukhari - Muslim).

77. Dari Abu Musa r.a. berkata, Saya bertanya,
"Ya Rasulullah siapakah diantara kaum Muslimin yg paling utama...?"
Nabi SAW menjawab,
"Siapa yg selamat semua orang Islam dari (kejahatan) LIDAH DAN TANGANNYA".
(Bukhari - Muslim).

78. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Sungguh ada kalanya seorang hamba berbicara sepatah kata yg tidak diperhatikan, maka tiba² ia tergelincir ke dalam neraka oleh sebab kalimat itu, lebih jauh dari jarak antara timur ϑαn barat".
(Bukhari - Muslim)

79. "Tiga hal yang apabila seseorang berada di dalamnya akan merasakan manisnya iman. Pertama apabila orang itu mencintai Allah dan Rasul-Nya melebihi cintanya kepada yang lain".
(Muttafaq 'alaih).

80. "Demi yang jiwaku dalam genggaman-Nya, tidak sempurna iman seseorang di antara kamu, sampai aku lebih dicintai olehnya, melebihi bapak dan anaknya".
(Muslim).

81. "Barangsiapa yang berada dalam keadaan aman di tengah kaumnya, sehat tubuhnya, ada yang akan dimakan hari itu, maka sepertinya dunia telah digiring kepadanya dengan segala isinya".
(Tirmidzi).

82. "Bila kamu hendak tidur, berwudhulah kamu sebagaimana kamu berwudhu untuk shalat dan miringkanlah badanmu pada sisi sebelah kanan".
(Muttafaq 'alaih).

83. Dari Anas bin Malik r.a. berkata, Rasulullah SAW ketika menjelang tidur beliau berdoa,
"Segala puji bagi Allah yg telah memberi makan ϑαn menjaga kita serta mencukupi segala kebutuhan kita betapa banyak orang yg tidak tercukupi kebutuhannya ϑαn tidak punya tempat tinggal".
(Muslim).

84. Dari Abdullah bin Mas'ud bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Tidak akan masuk surga orang yg dihatinya ada setitik kesombongan".
(Muslim).

85. Abu Hurairah r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Ketika seseorang berjalan dengan sombongnya ϑαn takjub kepada dirinya sendiri ϑαn dengan rambut yang disisir, berlagak dalam jalannya maka Allah tiba² membenamkannya ke tanah sehingga turun ϑαn tenggelam sampai hari kiamat".
(Muttafaq 'alaih).

86. "Barangsiapa yg beriman kepada Allah ϑαn hari kiamat, hendaklah dia menghormati tamunya, hak tamu sebagai hadiah adalah sehari semalam. Dan hak orang bertamu itu selama tiga hari, selebihnya adalah sedekah. Dan tidak boleh melakukan sesuatu yg membuat kesal tuan rumah".
(Bukhari).

87. "Senyumanmu ketika bertemu saudaramu adalah sedekah".
(Tirmidzi).

88. Dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah SAW pernah melihat sahabat memakai cincin emas, lalu beliau mencopot ϑαn membuangnya, lalu berkata,
"Seseorang di antara kalian telah memasang bara api neraka ditangannya".
(Muslim).

89. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Demi Allah, aku mohon ampun ϑαn bertobat lebih dari tujuh puluh kali dalam sehari".
(Bukhari).

90. "Orang yg kikir adalah orang yg apabila aku disebut dihadapannya, orang itu tidak mau bershalawat kepadaku".
(Tirmidzi).

91. "Tidak berkumpul satu kaum dalam majelis ϑαn tidak disebut di dalamnya nama Allah serta tidak bershalawat kepada nabinya, kecuali ditimpakan kepada mereka kebohongan. Kalau Allah menghendaki mereka akan disiksa ϑαn kalau Dia berkehendak mereka diampuni".
(Tirmidzi).

92. Dari Mu'adz r.a. berkata, Rasulullah SAW mengutus saya sebagai gubernur di negeri Yaman, maka Rasulullah SAW berpesan kepadaku,
"Engkau akan menghadapi kaum ahli kitab, maka ajaklah mereka kembali kepada kalimat Syahadat, bahwa tidak ada Tuhan kecuali Allah ϑαn aku adalah Rasulullah.
Jika mereka telah menurut kepada ajakan itu, beritahukanlah bahwa Allah telah mewajibkan atas mereka mengerjakan shalat lima kali sehari semalam dalam lima waktu.
Jika mereka telah taat, beritahukanlah bahwa Allah mewajibkan mereka mengeluarkan zakat (sedekah) yg diambil dari orang² kaya ϑαn diberikan kepada fakir miskin.
Jika mereka telah menaati itu, maka berhati² lah kamu dari kekayaan mereka, terutama yg benar² mereka sayangi ϑαn takutlah kamu dari do'a orang yg teraniaya, karena tidak ada dinding antara do'a itu dengan Allah".
(Bukhari - Muslim).

93. Dari Abu Humaid (Abdurrahman) bin Sa'ad Saldy r.a. berkata, Rasulullah SAW mengangkat Ibnu al-Lutbiyah dari suku al-Azd untuk mengumpulkan zakat ϑαn ketika ia telah kembali kepada Rasulullah, ia berkata,
"Yang ini untukmu ϑαn yg ini saya terima sebagai hadiah dari orang²".
Maka Rasulullah SAW segera naik ke atas mimbar ϑαn setelah memuji syukur kepada Allah, beliau berkata,
"Amma ba'du, adapun saya mengangkat seseorang untuk suatu tugas yg diberikan. Ini bagianmu ϑαn ini saya sendiri telah mendapat hadiah dari orang². Mengapakah ia tidak duduk² saja di rumah ibu atau ayahnya, sehingga datang hadiah itu kepadanya, jika memang benar² demikian. Demi Allah tidak ada seorang yg mengambil sesuatu yg bukan haknya, kecuali pasti akan dipikulnya di hari kiamat. Maka saya akan ketahui seseorang yg memikul unta atau lembu atau kambing yg mengembik".
Kemudian Rasulullah SAW mengangkat kedua tangannya, sehingga terlihat putih ketiaknya sambil bersabda,
"ALLAHUMMA HAL BALLAGHTU (Ya Allah, saya telah menyampaikan)".
(Bukhari - Muslim).

94. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Jika salah seorang kamu mengerjakan shalat mengimami orang banyak, maka hendaklah ia meringankan karena mungkin diantara makmum ada orang lemah, orang sakit atau orang tua ϑαn apabila melaksanakan shalat sendirian, maka bolehlah memanjangkan sesukanya".
(Bukhari - Muslim).

95. Dari Ibnu Umar r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Seorang Muslim adalah saudara bagi sesama Muslim yg lain, tidak boleh menganiaya atau membiarkan dianiaya.
Dan barangsiapa memenuhi hajat saudaranya, maka Allah akan melaksanakan hajatnya.
Dan barangsiapa membebaskan kesusahan seorang Muslim, maka Allah akan membebaskannya di hari kiamat.
Dan barangsiapa menutupi aib seorang Muslim, maka Allah akan menutupi aibnya di hari kiamat".
(Bukhari - Muslim).

96. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Barangsiapa melapangkan suatu kesukaran dunia pada seorang Mukmin, maka Allah akan baginya kesukaran hari kiamat.
Dan barangsiapa meringankan kemiskinan seorang miskin, maka Allah akan meringankan baginya di dunia ϑαn di akhirat.
Dan barangsiapa menutupi aib orang Muslim, maka Allah akan menutupi aibnya di dunia ϑαn di akhirat.
Allah akan menolong hamba-Nya selama hamba itu menolong saudaranya. Dan barangsiapa menempuh jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga. Dan tidak berkumpul suatu kaum dalam Baitullah (masjid untuk membaca ϑαn mempelajari kitab Allah) melainkan diturunkan kepada mereka ketenangan ϑαn diliputi rahmat, dikerumuni Malaikat ϑαn disebut² oleh Allah di depan para Malaikat-Nya. Dan barangsiapa yg lambat amal perbuatannya, maka tidak dapat dipercepat oleh nasab (tidak lekas naik derajatnya)".
(Bukhari - Muslim).

97. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Tidak dihalalkan bagi seorang istri berpuasa sunat ketika suaminya di rumah melainkan dengan izin suaminya. Dan tidak boleh bagi istri mengizinkan orang lain masuk ke rumahnya melainkan dengan izin suaminya".
(Bukhari - Muslim).

98. Dari Ibnu Umar r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Kamu sekalian adalah pemimpin ϑαn kamu akan ditanya mengenai kepemimpinanmu.
Imam (Penguasa) adalah pemimpin ϑαn akan ditanya mengenai kepemimpinannya.
Seorang laki-laki adalah pemimpin keluarganya ϑαn bertanggung jawab mengenai kepemimpinannya.
Istri adalah pemimpin rumah tangga suaminya ϑαn bertanggung jawab atas  kepemimpinannya.
Pelayan (buruh) adalah pemelihara harta majikannya ϑαn akan ditanya mengenai pemeliharaannya.
Maka kamu sekalian adalah pemimpin ϑαn masing² bertanggung jawab atas kepemimpinannya".
(Bukhari - Muslim).

99. Dari Abdullah bin 'Amr bin al-Ash r.a. berkata, Ada seseorang datang menghadap kepada Rasulullah SAW ϑαn berkata,
"Saya berbai'at kepadamu, ya Rasulullah, untuk berhijrah ϑαn berjihad dengan mengharap pahala dari Allah".
Rasulullah SAW bertanya,
"Apakah ada yg masih hidup salah seorang dari ayah bundamu...?"
Orang itu menjawab,
"Bahkan keduanya masih hidup".
Rasulullah SAW bersabda,
"Engkau mengharap pahala dari Allah...?"
Orang itu menjawab,
"Ya".
Nabi SAW bersabda,
"Kembalilah kepada kedua orang tuamu ϑαn perbaikilah pelayananmu kepada keduanya".
(Bukhari - Muslim).

100. Dari Abu Musa al-Asy'ari r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Sesungguhnya perumpamaan sahabat yg baik ϑαn sahabat yg buruk bagaikan pembawa misk (kasturi), ϑαn peniup api.
Maka pembawa misk itu ada kalanya memberi kepadamu atau engkau memberi kepadanya, atau engkau mendapat bau harum daripadanya. Adapun peniup api, maka kalau tidak membakar pakaianmu, maka kau akan mendapatkan bau busuk daripadanya".
(Bukhari - Muslim). 

 101. Dari Ibnu Umar r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Aku diperintah untuk memerangi manusia sehingga mereka mengakui bahwa tidak ada Tuhan yang patut disembah dengan sesungguhnya kecuali Allah dan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah, menegakkan shalat dan mengeluarkan zakat. Maka apabila mereka telah mengerjakan semua itu, berarti telah terjamin daripadaku darah dan harta mereka kecuali karena kewajiban Islam dan perhitungan mereka terserah kepada Allah".
(Bukhari - Muslim).

102. Dari Abu Sa'id al-Khudri r.a. berkata, Rasulullah SAW duduk di atas mimbar dan kami duduk di sekitanya kemudian Nabi SAW bersabda,
"Sesungguhnya di antara yang aku khawatirkan sepeninggal aku nanti adalah terbuka lebarnya atas kamu kemewahan dan keindahan dunia".
(Bukhari - Muslim).

103. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Lihatlah kepada orang yang berada di bawahmu dan jangan melihat kepada orang yang berada di atasmu, karena yang demikian itu lebih layak supaya kamu tidak meremehkan nikmat Allah kepadamu".
(Bukhari - Muslim).

104. Dari Hakim bin Hizam r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Tangan yang di atas, lebih baik dari tangan yang di bawah, dan dahulukan dalam bersedekah kepada orang² yang menjadi tanggunganmu. Sebaik² nya sedekah adalah yang masih menyisakan kekayaan.
Barangsiapa memelihara kehormatan dirinya, Allah akan memelihara kehormatan dirinya dan barangsiapa mencukupkan dengan kekayaan yang ada maka Allah akan mencukupinya".
(Bukhari - Muslim).

105. Dari Umar r.a. berkata, Saat kami duduk dekat Rasulullah SAW di suatu hari maka tiba² tampaklah oleh kami seorang laki² memakai pakaian sangat putih dan berambut sangat hitam, tidak terlihat padanya bekas (tanda²) dalam perjalanan dan tidak seorangpun diantara kami yang mengenalnya, maka duduklah ia dihadapan Nabi SAW, lalu menyandarkan lututnya pada lutut Nabi SAW, lalu meletakkan tangannya di atas paha Nabi SAW,
Kemudian ia berkata,
"Hai Muhammad, beritahukanlah padaku tentang Islam...!".
Maka jawab Rasulullah SAW,
"Islam yaitu engkau bersaksi tiada Tuhan melainkan Allah dan sungguh Muhammad itu utusan Allah, menegakkan sholat, mengeluarkan zakat, berpuasa bulan Ramadhan dan mengerjakan Hajji ke Baitullah (Mekkah), jika engkau kuasa menjalaninya".
Berkata orang itu,
"Benar".
Kami heran, ia bertanya dan ia pula yang membenarkannya.
Maka bertanya lagi orang itu,
"Beritahukanlah padaku tentang Iman".
Jawab Nabi SAW,
"Engkau beriman kepada Allah dan Malaikat-Nya, kepada Kitab²-Nya, kepada Rasul²-Nya, kepada hari Qiamat dan beriman kepada Qadar baik dan yang buruk".
Berkatalah orang itu,
"Benar".
Bertanya lagi orang itu,
"Maka beritahukanlah padaku tentang Ihsan".
Jawab Nabi SAW,
"Engkau beribadah (mengabdi) kepada Allah seakan² engkau melihat kepada-Nya, sekalipun engkau tidak dapat melihat-Nya, maka sesungguhnya ia melihat engkau".
Tanya orang itu lagi,
"Beritahukanlah aku tentang hari Qiamat".
Jawab Nabi SAW,
"Orang yang ditanya, tidak lebih tahu dari si penanya".
Tanya orang itu lagi,
"Beritahukanlah aku tentang tanda² nya".
Jawab Nabi SAW,
"Diantaranya jika seorang hamba telah melahirkan majikannya dan jika engkau melihat orang yang tadinya miskin papa, berbaju compang-camping, sebagai penggembala kambing sudah berkemampuan, berlomba² dalam kemegahan bangunan".
Kemudian pergilah orang tadi.
Aku diam tenang sejenak, kemudian Nabi SAW berkata,
"Wahai Umar, tahukah engkau siapa yang bertanya tadi...?".
Jawabku,
"Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui".
Nabi SAW berkata,
"Dia itu Jibril datang kepada kalian mengajarkan tentang agama kalian".
(Muslim).

106. Dari Abi Abdirrahman Abdillah bin Mas'ud r.a. berkata, Bersabda Rasulullah SAW dan dialah yang selalu benar dan dibenarkan,
"Sesungguhnya setiap kamu dikumpulkan kejadiannya dalam rahim ibunya, empat puluh hari berupa nutfah.
Kemudian menjadi segumpal darah selama itu juga (empat puluh hari),
Kemudian menjadi gumpalan seperti sekerat daging selama itu juga,
Kemudian diutus kepadanya Malaikat, maka ia meniupkan roh padanya dan ditetapkan empat perkara, ditentukan rizkinya, ajalnya, amalnya, ia celaka atau bahagia.
Maka demi Allah yang tiada Tuhan selain dari pada-Nya, sungguh seorang di antara kamu ada yang melakukan pekerjaan ahli syurga, sehingga tidak ada antara dia dan syurga itu kecuali sehasta saja, maka dahululah atasnya takdir Allah, lalu ia lakukan pekerjaan ahli neraka, maka iapun masuk neraka.
Dan sungguh salah seorang diantara kamu melakukan pekerjaan ahli neraka, sehingga tidak ada antara dia dan neraka kecuali sehasta saja, maka dahululah ketentuan Allah atasnya, lalu ia melakukan pekerjaan ahli syurga maka iapun masuk ke dalam syurga".
(Bukhari - Muslim).

107. Dari Ummil Mu'minin, ibunya Abdillah, Aisyah r.a. berkata, Telah bersabda Rasulullah SAW,
 "Barangsiapa yang mengada² kan sesuatu yang baru (bid'ah) dalam urusan (agama) kami ini, yang tidak kami perintahkan maka hal itu ditolak".
(Bukhari - Muslim).

108. Dari Abi Abdillah An-Nu'man bin Basyir r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Sungguh sesuatu yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas, antara keduanya ada hal yang samar² (syubhat), yang kebanyakan manusia tidak tahu.
Maka siapa yang menjaga dirinya dari syubhat itu, maka ia telah membersihkan agama dan kehormatannya dan siapa yang melakukan perkara syubhat itu, maka ia jatuh dalam perkara haram seperti penggembala di sekeliling tanah larangan (milik orang), lambat laun ia akan masuk ke dalamnya.
Ingatlah setiap raja ada larangannya. Ingatlah bahwa larangan Allah adalah apa² yang diharamkan-Nya.
Ingatlah bahwa dalam jasad itu ada sekerat daging, jika ia baik, baiklah jasad seluruhnya dan jika ia rusak, maka rusaklah jasad seluruhnya. Sepotong daging itu adalah hati".
(Bukhari - Muslim).

109. Dari Abi Ruqayyah Tamim bin Aus Ad-Daari r.a. berkata, Nabi SAW bersabda,
"Agama itu adalah nasehat".
Kami bertanya,
"Untuk siapa ya Rasulullah...?".
Rasulullah SAW bersabda,
"Bagi Allah, Kitab-Nya, Rasul-Nya, Imam² Muslimin dan bagi Muslimin umumnya".
(Muslim).

110. Dari Abi Hurairah Abdir-Rahman bin Shakhr r.a. berkata, Aku telah mendengar Rasulullah SAW bersabda,
"Apa² yang telah kami larang untukmu, maka jauhilah dan apa² yang telah kami perintahkan kepadamu, maka kerjakanlah sebisamu. Celakanya orang² sebelum kamu adalah karena banyak pertanyaan dan perselisihan terhadap Nabi² mereka (tidak mau taat dan patuh)".
(Bukhari - Muslim).

111. Dari Abi Muhammad Al Hasan bin Ali bin Abi Thalib cucu Rasulullah SAW dan kesayangannya berkata, Aku telah hafal sabda dari Rasulullah SAW,
"Tinggalkanlah apa² yang meragukan kamu, kerjakan apa² yang tidak meragukan kamu".
(Tirmidzi - Nasa'i).

112. Dari An-Nawas bin Sam'an r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Kebaikan itu adalah akhlak yang baik dan dosa adalah apa² yang meragukan jiwamu dan engkau tidak suka dilihat orang lain dalam melakukan hal itu".
(Muslim).

113.Dari Ibnu Abbas r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Sesungguhnya Allah telah memaafkan karenaku dari ummatku amal² yang khilaf, lupa dan yang dipaksakan atas mereka".
(Ibnu Majah - Baihaqi-dll).

114. Dari Abi Abbas Sahl bin Sa'ad As-Sa'idi r.a. berkata, Seorang laki² datang kepada Nabi SAW dan berkata,
"Wahai Rasulullah...! Tunjukkilah aku pada suatu amal yang jika aku kerjakan, aku dicintai Allah dan dicintai manusia".
Maka Rasulullah SAW bersabda,
"Zuhudlah engkau akan dunia, pasti Allah mencintai engkau. Zuhudlah engkau akan apa yang ada pada manusia, pasti manusia mencintai engkau".
(Ibnu Majah-dll).

115. Dari Abi Tsa'labah Al-Khusyani Jurtsum bin Nasyir r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Sesungguhnya Allah Ta'ala telah mewajibkan beberapa kewajiban, maka janganlah kamu meninggalkannya dan telah menentukan beberapa batas, maka janganlah kamu melampauinya dan telah mengharamkan beberapa perkara, maka janganlah kamu melanggarnya dan Ia telah diam dari beberapa perkara sebab rahmat bagimu bukan karena lupa, maka janganlah kamu mempersoalkannya".
(Ad-Daruquthni-dll).

116. Dari Abi Dzarr Al-Ghoffari r.a. dari Nabi SAW yang diriwayatkan dari Allah Azza wajalla :
Sesungguhnya Allah Subhanahu Wa Ta'ala telah berfirman,
"Hai hamba-Ku...!
Sesungguhnya Aku haramkan perilaku zhalim atas diri-Ku dan Aku jadikan di antaramu haram, maka janganlah kamu saling menzhalimi.
Hai hamba-Ku...!
Kamu semua sesat kecuali orang yang telah Kami beri petunjuk, maka hendaklah minta petunjuk kepada-Ku, pasti Aku beri petunjuk.
Hai hamba-Ku...!
Kamu semuanya lapar kecuali yang telah Aku beri makan, hendaklah kamu minta makan kepada-Ku, pasti Aku memberi makan padamu.
Hai hamba-Ku...!
Kamu semua telanjang kecuali yang telah Aku beri pakaian, hendaklah kamu minta pakaian kepada-Ku, pasti Aku memberi pakaian padamu.
Hai hamba-Ku...!
Sungguh kalian lakukan kesalahan siang dan malam dan Aku mengampuni dosa² itu semua, maka mintalah ampun kepada-Ku, pasti Aku akan mengampuni kalian.
Hai hamba-Ku...!
Sungguh kalian tidak dapat membinasakan Aku dan kalian tidak dapat memberi manfaat kepada-Ku.
Hai hamba-Ku...!
Jika orang terdahulu dan orang yang terakhir daripadamu, manusia dan jin semuanya, mereka itu berhati taqwa seperti paling taqwa diantaramu, hal itu tidak akan menambah kerajaan-Ku sedikit juga.
Hai hamba-Ku...!
Jika yang pertama dan terakhir daripadamu, manusia dan jin seluruhnya, mereka berhati jahat seperti paling jahat diantaramu, itu tidak akan mengurangi kerajaan-Ku sedikitpun.
Hai hamba-Ku...!
Jika orang terdahulu dan terakhir diantaramu, manusia dan jin semuanya, mereka berada di bumi yang satu, mereka meminta kepada-Ku maka Aku berikan setiap orang permintaannya, hal itu tidaklah mengurangi apa yang ada pada-Ku, melainkan seperti sebatang jarum dimasukkan ke laut.
Hai hamba-Ku...!
Sungguh itu semua amal perbuatanmu. Aku catat semuanya bagimu sekalian kemudian Kami membalasnya. Maka barangsiapa mendapat kebaikan hendaklah bersyukur kepada Allah dan barangsiapa mendapat selain itu, maka janganlah ia menyalahkan kecuali dirinya sendiri".
(Muslim).

117. Dari Abi Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Sesungguhnya Allah itu baik, tidak menerima sesuatu kecuali yang baik. Dan sesungguhnya Allah telah memerintahkan kepada orang² Mu'min dengan apa yang telah diperintahkan kepada Rasul², maka Allah telah berfirman,
"Hai Rasul²...! Makanlah dari segala sesuatu yang baik dan bekerjalah kamu dengan pekerjaan yang baik".
Allah berfirman,
"Hai orang² yang beriman...! Makanlah dari apa yang telah Kami rizkikan padamu".
Kemudian beliau menceritakan seorang lelaki yang telah jauh perjalanannya, rambutnya kusut penuh debu.
Dia berkata :
Wahai Rabbi... Wahai Rabbi... Sedang makanannya haram, pakaiannya haram dan kenyang dengan barang haram, maka bagaimana akan diterima do'anya...?.
(Muslim).

118. Dari Abi Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
Bahwa Allah berfirman,
"Barangsiapa memusuhi orang yang setia pada-Ku, sesungguhnya Aku telah menyatakan PERANG terhadapnya dan tidaklah beramal seorang hamba-Ku yang lebih Ku sukai seperti jika ia melakukan kewajiban yang Ku perintahkan atasnya. Dan selalu hamba-Ku bertaqarrub kepada-Ku dengan sunnah hingga Aku mencintainya dan jika Aku mencintainya, jadilah Aku sebagai telinganya untuk mendengar dan sebagai matanya untuk melihat dan sebagai tangannya untuk berjuang dan sebagai kakinya untuk berjalan dan jika ia minta kepada-Ku pasti Aku memberinya dan jika ia meminta perlindungan kepada-Ku pasti Aku memberi perlindungan kepadanya".
(Bukhari).

119. Dari Anas r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
Allah Ta'ala berfirman,
"Wahai anak Adam..!
Selagi engkau meminta dan berharap kepada-Ku, maka Aku akan ampunkan segala dosa yang telah terlanjur dan tidak Aku perdulikan lagi.
Wahai anak Adam...!
Walaupun dosamu sampai setinggi langit, kemudian meminta ampun kepada-Ku niscaya Aku memberi ampun kepadamu.
Wahai anak Adam...!
Jika engkau datang kepada-Ku dengan dosa sepenuh isi bumi, tetapi engkau tidak sekutukan sesuatu yang lain dengan-Ku, niscaya Aku datang padamu dengan ampunan sepenuh bumi pula".
(Tirmidzi).

120. "Hai segenap manusia, sebarkanlah salam, sedekahkanlah makanan dan sambunglah tali persaudaraan (silahturrahmi) serta shalatlah di kala manusia tidur di kegelapan malam, niscaya kamu akan masuk surga dengan penuh kesejahteraan".
(Tirmidzi).

121. Dari Abu Hurairah berkata, Aku bertanya kepada Rasulullah SAW, bagaimana bangunan surga itu...?
Beliau menjawab,
"Terbuat dari batu bata perak dan emas, sedang perekatnya adalah kesturi yang sangat wangi, bebatuannya dari mutiara dan permata yaqut, sedang debunya adalah za'faran (sejenis kunyit).
Barangsiapa yang memasukinya, ia akan senang, tidak pernah susah dan akan kekal tidak pernah mati, pakaiannya tidak pernah kumal dan masa mudanya tidak pernah sirna".
(Ahmad, Darami, Bazzaar, Ibnu Hibban dan Tirmidzi).

122. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Nabi SAW bersabda,
"Barangsiapa memberi infaq kepada dua orang isteri di jalan Allah, maka ia akan diseru di surga, 'Hai Abdullah, ini adalah suatu kebajikan'.
Jika ia termasuk orang yang tekun shalat, maka ia akan diseru dari Pintu Shalat.
Apabila ia ahlul jihad, maka akan diseru dari Pintu Jihad.
Jika ia orang yang suka bersedekah, maka ia akan dipanggil dari Pintu Sedekah.
Begitu pula jika ia tergolong orang yang rajin shaum, maka akan diseru dari Pintu Rayyaan".
Kemudian Abu Bakar r.a. berkata,
"Wahai Rasulullah, tidaklah seseorang diseru dari pintu² ini karena darurat. Adakah seseorang yang dipanggil dari seluruh pintu tersebut...?".
Rasulullah SAW menjawab,
"Ya dan aku berharap engkau salah satunya".
(Muslim).

123. Dari Anas bin Malik r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Pada hari kiamat aku datang mengetuk pintu surga.
Kemudian penjaganya (malaikat) bertanya,
'Siapakah engkau...?'.
'Muhammad' jawabku.
Lalu malaikat itu berkata,
Aku dilarang oleh Allah untuk membuka pintu surga ini kepada siapapun, sebelum engkau'".
(Muslim).

124. Dari Abu Musa Al Asy'ari r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Sesungguhnya perumpamaanku dengan apa yang kubawa dari Allah adalah laksana seorang lelaki yang mendatangi suatu kaum.
Laki² tersebut berkata, 'Aku melihat tentara dengan mataku. Dan sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang berterus-terang. Maka taatilah'.
Sekelompok kaum ada yang menaatinya dan mereka pergi sehingga mereka selamat. Sementara sekelompok yang lain diam di tempatnya, sehingga diserang musuh dan hancur binasa. Kelompok yang pertama seperti orang yang menaati aku, sedangkan kelompok kedua seperti orang yang tidak menaatiku".
(Muslim).

125. "Barangsiapa yang mati tidak berperang dan tidak terlintas di hatinya untuk ikut berperang, maka ia mati membawa sifat kemunafikan".
(Muslim).

126. Dari Usman bin 'Affan r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Tidaklah seseorang memasuki waktu shalat wajib kemudian ia berwudhu' dengan sempurna dan shalat dengan khusyu', sambil memelihara ruku'nya, melainkan akan terhapus dosa² nya yang telah lalu selama tidak melakukan dosa besar, hal itu berlaku sepanjang masa".
(Muslim).

127. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Ketika Allah menciptakan makhluk, Ia menulis di buku (catatan), sementara di sisi-Nya di atas 'Arasy-Nya, 'Rahmat-Ku mengalahkan murka-Ku'".
(Muttafaq 'Alaih).

128. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Sekiranya seorang mukmin mengetahui siksaan Allah, niscaya tidak seorang pun yang tamak terhadap surga-Nya. Dan seandainya seorang kafir mengetahui rahmat Allah, niscaya ia tidak putus asa dari surga-Nya".
(Muslim).

129. Dari Abu Barzah Al Aslamy r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Seorang hamba tidak bergeser dari tempatnya pada hari kiamat sehingga ditanya empat hal :
1.      Mengenai umurnya dihabiskan untuk apa,
2.      Mengenai ilmunya digunakan untuk apa,
3.      Mengenai hartanya dipakai untuk apa dan dari mana asalnya,
4.      Mengenai tubuhnya yang sehat dimanfaatkan untuk apa".
(Tirmidzi. Menurut beliau, hadits ini hasan).

130. Dari Anas bin Malik r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Jika Allah  menghendaki kebaikan bagi seorang hamba, maka Allah menyegerakan siksaannya di dunia. Dan jika Allah menghendaki keburukan bagi hamba-Nya, maka Ia menangguhkannya sampai pada hari kiamat nanti".
(Tirmidzi).

131. "Barangsiapa yang diinginkan oleh Allah sebagai orang yang baik², maka Ia memberikannya pemahaman dalam agama".
(Bukhari - Muslim dan Ibnu Majah).

132. "Sesungguhnya lelaki yang paling dibenci Allah ialah yang paling sangat gigih dalam permusuhan".
(Bukhari - Muslim, Tirmidzi dan Nasai).

133. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Mukmin yang paling sempurna imannya ialah yang paling baik akhlaknya dan orang yang paling baik di antaramu ialah yang paling baik terhadap keluarganya".
(Bukhari - Muslim, Tirmidzi dan Nasai).

134. Dari Mu'adz bin Jabal r.a. berkata, Aku bertanya,
"Wahai Rasulullah, ceritakanlah kepadaku tentang satu amal yang memasukkan aku ke surga dan menjauhkanku dari neraka...!".
Rasulullah SAW menjawab,
'Engkau menanyakan kepadaku tentang perkara besar yang sebenarnya mudah bagi orang yang diberi kemudahan oleh Allah untuk menjalankannya yaitu hendaklah engkau beribadah kepada Allah tanpa menyekutukan-Nya dengan sesuatu pun, mendirikan shalat, membayar zakat, shaum di bulan Ramadhan dan pergi haji ke Baitullah'.
Kemudian beliau bersabda,
'Tiadakah kau kuberitahu tentang pintu² kebaikan...? Shaum itu adalah perisai, sedekah memadamkan dosa atau kesalahan seperti air membunuh api dan shalat di tengah malam'.
Lalu Rasulullah SAW membaca ayat betikut :
'Lambung mereka renggang dari tempat tidurnya sedang mereka berdo'a kepada Rabb-nya dengan rasa takut dan penuh harap serta menafkahkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka. Seorang pun tidak mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka, yaitu (bermacam² nikamat) yang sedap dipandang mata sebagai balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan'.
(As Sajdah 16-17).

Lalu beliau bersabda,
'Tidakkah kau kuberitahukan tentang pokok segala perkara, tiang dan puncaknya...?'
Aku menjawab,
"Tentu, wahai Rasulullah...!"
Maka beliau berkata, 'Pokok segala perkara ialah Islam, tiangnya ialah shalat, puncaknya adalah jihad...!'.
'Tiadakah kau kuberitahu tentang penopang semuanya itu...?' tanya beliau lagi.
"Ya", jawabku.
Maka Rasulullah memegang lidahnya sambil bersabda,
'Peliharalah ini...!'.
Kemudian aku bertanya,
"Wahai Nabiyullah, apakah kita akan disiksa karena pembicaraann kita...?".
Maka Rasulullah SAW bersabda,
'Hai... Ibumu kehilanganmu...! Bukankah wajah (atau hidung) manusia disungkurkan ke api neraka, lantaran dosa² dari tergelincirnya lidah² mereka...?'"
(Tirmidzi. Menurut beliau, hadits ini hasan shahih).

135. Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah SAW bersabda kepada Bilal,
"Hai Bilal, ceritakanlah kepadaku amal apa yang paling banyak mengandung harapan yang telah kau kerjakan dalam Islam. Aku mendengar suara terompahmu di hadapanku di surga".
Bilal menjawab,
"Aku tidak mengerjakan amalan yang istimewa, selain melakukan shalat setiap usai wudhu di siang dan di malam hari. Suatu shalat yang ditetapkan untuk aku lakukan".
(Bukhari - Muslim).

136. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW, maka tampillah Bilal untuk adzan. Selesai Bilal adzan, Rasulullah SAW bersabda,
"Barangsiapa mengucapkan kalimat ini dengan yakin, ia pasti masuk surga".
(Bukhari - Muslim, Abu Daud, Tirmidzi, Nasa'i dan Ibnu Majah).

137. Dari Abu Said Al Khudri r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Jika kalian mendengar muadzin, maka ikutilah apa yang diucapkannya".
(Bukhari - Muslim, Abu Daud, Tirmidzi, Nasa'i dan Ibnu Majah).

138. Dari Rabi'ah bin Ka'ab r.a. berkata, Aku pernah bermalam bersama Rasulullah SAW, ketika aku membawakan air wudhu dan kebutuhan lainnya.
Beliau bertanya,
'Tiadakah engkau bertanya kepadaku...?'
Maka aku menjawab,
'Aku meminta supaya aku menjadi temanmu di surga'.
Beliau bertanya lagi,
'Tidak meminta yang lain...?'.
'Tidak,' jawabku.
Maka beliau bersabda,
'Perbanyaklah sujud'".
(Muslim).

139. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Amal manusia yang pertama kali dihisab ialah shalat".
Allah berfirman kepada malaikat, meskipun sebenarnya Dia telah mengetahui.
"Periksalah shalat hamba-Ku, sempurnakah atau kurang...?".
Jika sempurna maka tulislah sempurna. Bila kurang, Allah berfirman,
"Lihatlah shalat sunnahnya, bagaimana...?"
Bila si hamba rajin shalat sunnah saat di dunia, maka Allah berfirman,
"Tambahkanlah shalat fardhunya dengan shalat sunnahnya...!"
Kemudian malaikat melakukannya.
(Abu Daud).

140. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Seorang laki² pernah mengunjungi saudaranya di sebuah kampung. Maka Allah mengutus malaikat untuk memantaunya.
Ketika ia lewat, malaikat bertanya,
'Mau kemana kau...?'.
Ia menjawab,
'Aku akan mengunjungi saudaraku di kampung ini'.
Malaikat bertanya,
'Apakah karena ada kenikmatan yang akan kamu peroleh darinya (hasil bumi)...?'.
Ia menjawab,
'Tidak, aku hanya mencintainya karena Allah'.
Lalu malaikat berkata,
'Aku adalah utusan Allah untuk menyatakan kepadamu bahwa Allah mencintaimu, sebagaimana kau telah mencintaimu saudaramu karena Dia'".
(Muslim).

141. Dari Anas r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Tidaklah seseorang masuk surga ingin kembali ke dunia dan dia tidak mempunyai sesuatu pun di dunia kecuali orang yang syahid. Ia mengharap dapat kembali ke dunia untuk berperang dan terbunuh sampai sepuluh kali karena kemuliaan yang ia peroleh".
(Bukhari - Muslim dan Tirmidzi).

142. Dari Ubadah bin Shamit r.a. beerkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Barangsiapa bersaksi bahwa tiada Ilah selain Allah, Maha Tunggal Ia, tidak ada sekutu bagi-Nya, bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya, Isa adalah hamba dan Rasul-Nya, sedang surga itu hak dan neraka itu hak, maka Allah memasukkan ia ke surga sesuai dengan amalnya di dunia".
Ubadah menambahkan,
"Masuk surga dari pintunya yang delapan sekehendaknya".
(Bukhari - Muslim. Lafazhnya dari Bukhari).

143. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Seorang laki² bertanya kepada Rasulullah SAW,
"Ya Rasulullah, kami berlayar di laut dan kami hanya membawa air sedikit, jika kami memakai air itu untuk berwudhu' maka kami akan kehausan, bolehkah kami berwudhu' dengan air laut...?".
Rasulullah SAW menjawab,
"Air laut itu suci lagi menyucikan, bangkainya halal dimakan".
(Riwayat lima ahli hadits, menurut Tirmidzi, hadits ini shahih).

144. Rasulullah SAW bersabda,
"Cara mencuci bejana seorang dari kamu, apabila dijilat anjing, hendaklah dibasuh tujuh kali, salah satunya hendaklah dicampur dengan tanah".
(Muslim).

145. Rasulullah SAW bersabda,
"Tiap² pekerjaan penting yang tidak dimulai dengan bismillah maka pekerjaan itu kurang berkah".
(Abu Daud).

146. Dari 'Aisyah r.a. berkata, “Rasulullah SAW suka mendahulukan anggota kanan, ketika memakai sandal, bersisir, bersuci dan dalam segala halnya".
(Bukhari - Muslim).

147. Dari Busrah binti Shafwan, sesungguhnya Nabi SAW bersabda,
"Laki-laki yang menyentuh zakarnya (kemaluannya), janganlah shalat sebelum ia berwudhu".
(Riwayat lima ahli hadits, menurut Bukhari hadits ini paling sah dalam hal ini).

148. Rasulullah SAW berkata kepada Fathimah binti Abi Hubaisy,
"Apabila datang haidh itu, hendaklah engkau tinggalkan shalat dan apabila habis haidh itu, hendaklah engkau mandi dan shalat".
(Bukhari).

149. Dari 'Atha bin Yasar, dari Abu Sa'id Al-Khudri berkata, Ada dua orang laki² dalam perjalanan, lalu datang waktu shalat, sedangkan air tidak ada, lantas keduanya bertayammum dengan debu yang suci dan shalat, kemudian keduanya memperoleh air dan waktu shalat masih ada. Seorang diantara keduanya lantas berwudhu' dan mengulang shalatnya dan yang lain tidak.
Kemudian keduanya datang kepada Rasulullah SAW dan diterangkan nyalah kejadian itu kepada Rasulullah SAW.
Beliau lalu berkata kepada orang yang tidak mengulang shalat, "Benar engkau dan shalatmu sah", dan kepada orang yang mengulang shalat dengan berwudhu' beliau berkata, "Bagimu ganjarannya dua kali lipat".
(Nasa'i dan Abu Daud).

150. Rasulullah SAW bersabda,
"Barangsiapa memberi makanan bagi orang yang puasa, maka ia mendapat ganjaran, sebanyak ganjaran orang yang puasa itu, tidak kurang sedikit pun".
(Tirmidzi). 

 151. Dari Anas, Ditanyakan orang kepada Rasulullah SAW,
"Apakah sedekah yang lebih baik...?".
Rasulullah SAW menjawab,
"Sedekah yang paling baik ialah sedekah pada bulan Ramadhan".
(Tirmidzi).

152. Dari Abu Ayyub, Rasulullah SAW berkata,
"Barangsiapa puasa dalam bulan Ramadhan, kemudian ia puasa enam hari dalam bulan Syawal adalah seperti puasa sepanjang masa".
(Muslim).

153. Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW telah berkata dalam pidato beliau,
"Hai manusia...! Sesungguhnya Allah telah mewajibkan atas kamu mengerjakan ibadat haji maka hendaklah kamu kerjakan".
Seorang sahabat bertanya,
"Apakah setiap tahun, ya Rasulullah...?".
Beliau diam tidak menjawab, dan yang bertanya itu mendesak sampai tiga kali.
Kemudian Rasulullah SAW berkata,
"Kalau saya menjawab 'ya', sudah tentu menjadi wajib setiap tahun, sedangkan kamu tidak akan kuasa mengerjakannya, biarkanlah apa yang saya tinggalkan (artinya jangan ditanya, karena boleh jadi jawabannya memberatkanmu)".
(Ahmad, Muslim dan Nasa'i).

154. Dari Ibnu 'Abbas, Nabi SAW telah berkata,
"Hendaklah kamu bersegera mengerjakan haji, maka sesungguhnya seseorang tidak akan menyadari suatu halangan yang akan merintanginya".
(Ahmad).

155. Rasulullah SAW bersabda,
"Sesungguhnya segala amal ibadat hanya sah dengan niat".
(Bukhari).

156. Dari Ibnu 'Umar, Nabi SAW bersabda,
"Tidak boleh bagi perempuan yang ihram memakai tutup kepala dan tidak boleh memakai sarung tangan".
(Bukhari dan Ahmad).

157. Dari Abu Hurairah, Bahwasanya Rasulullah SAW pernah melewati suatu onggokan makanan yang akan dijual, lantas beliau memasukkan tangan beliau ke dalam onggokan itu, tiba² jari beliau di dalamnya meraba yang basah.
Beliau keluarkan jari beliau yang basah itu dan berkata,
"Mengapakah ini...?".
Jawab yang mempunyai makanan,
"Basah karena hujan ya Rasulullah".
Beliau bersabda,
"Mengapa tidak engkau taruh di sebelah atas supaya dapat dilihat orang...? Barangsiapa yang mengecoh, maka ia bukan umatku".
(Muslim).

158. Dari Ibnu Mas'ud, Sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda,
"Seorang muslim yang mempiutangi seorang muslim dua kali, seolah² ia telah bersedekah kepadanya satu kali".
(Ibnu Majah).

159. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Ada tujuh golongan yang bakal dinaungi Allah di bawah naungan-Nya, pada hari yang ketika itu tidak ada naungan kecuali naungan-Nya yaitu,
1. Pemimpin yang adil,
2. Pemuda yang rajin beribadat kepada Allah,
3. Orang yang hatinya senantiasa terpaut kepada masjid,
4. Dua orang yang berkasih sayang karena Allah, baik di waktu berkumpul maupun berpisah,
5. Seorang lelaki yang diajak berbuat serong oleh wanita bangsawan yang cantik kemudian ia menolak dan berkata, 'Saya takut kepada Allah',
6. Orang yang bersedekah dengan diam²,
7. Orang yang senantiasa berdzikir (ingat) kepada Allah ketika sendirian kemudian mencucurkan air mata".
(Bukhari - Muslim).

160. Dari Usamah bin Zaid r.a. berkata, Rasulullah SAW mengutus kami ke Huraqah pada suku Juhainah, maka ketika kami sampai disana, pagi² kami menyerbu. Tiba² aku dan seorang Anshar bertemu dengan seorang dari mereka. Maka ketika kami telah mengepungnya, ia berkata,
"LAA ILAAHA ILLALLAAH".
Maka sahabatku orang Anshar itu menyuruh aku menghentikan (tidak membunuhnya), tetapi aku terus saja menikam dengan tombakku, sehingga matilah dia.
Dan ketika kami telah kembali ke Madinah, berita itu telah sampai kepada Rasulullah SAW, maka beliau bertanya,
"Hai Usamah, apakah engkau bunuh dia setelah ia mengucapkan 'LAA ILAAHA ILLALLAAH'....?".
Jawabku,
"Ya Rasulullah, ia hanya akan menyelamatkan diri".
Rasulullah SAW bertanya,
"Apakah engkau bunuh dia setelah ia mengucapkan 'LAA ILAAHA ILLALLAAH'...?".
Maka Rasulullah SAW mengulang² kalimat itu, sehingga aku ingin andaikan aku baru masuk Islam pada hari itu.
(Bukhari - Muslim).

Dalam riwayat lain,

Rasulullah SAW bertanya,
"Apakah sesudah ia mengucapkan 'LAA ILAAHA ILLALLAAH' masih juga engkau membunuhnya...?".
Jawabku,
"Ya Rasulullah, ia berkata begitu mungkin hanya karena takut kepada senjataku".
Nabi SAW bersabda,
"Apakah sudah engkau belah dadanya sehingga engkau mengetahui dengan jelas, apakah ia berkata karena takut atau tidak".
Maka Rasulullah SAW masih saja mengulang² kalimat itu, sehingga aku ingin kiranya aku baru masuk Islam pada hari itu.

161. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Nabi SAW bersabda,
"Dapat dipastikan atas manusia bagiannya dari zina yang pasti mengenainya, tanpa dapat dielakkan lagi.
Dua mata zinanya adalah pandangan mata,
Dua telinga zinanya adalah mendengarkan,
Lidah zinanya adalah perkataan,
Tangan zinanya adalah menampar,
Kaki zinanya adalah melangkah,
Hati zinanya adalah menyukai dan mengharapkan.
Semua perzinaan itu, kemaluanlah yang membenarkan atau mendustakannya".
(Bukhari - Muslim).

162. Umar bin al-Khaththab r.a. berkata, Saya memberikan kuda kepada seseorang dalam jihad fi sabilillah, maka kuda itu disia² kan oleh orang yang saya beri itu. Lalu saya bermaksud membelinya kembali dengan sangkaan, bahwa ia akan menjualnya dengan harga murah.
Maka saya bertanya kepada Nabi SAW. Dijawab,
"Jangan engkau membeli dan jangan engkau menarik kembali sedekahmu, meskipun ia memberikan kepadamu dengan harga satu dirham. Karena orang yang menarik kembali sedekahnya bagaikan orang yang menelan kembali muntahnya".
(Bukhari - Muslim).

163. Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Jauhilah olehmu buruk sangka, karena buruk sangka sedusta² berita".
(Bukhari - Muslim).

164. Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Janganlah kamu menawar barang hanya untuk menjerumuskan orang lain".
(Bukhari - Muslim).

165. Abu Ayyub r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Tidak dihalalkan bagi seorang Muslim memboikot (memusuhi) saudaranya sesama Muslim lebih dari tiga hari. Keduanya berpapasan lalu yang satu berpaling dan yang lain berpaling.
Dan sebaik² keduanya ialah yang lebih dahulu memberi salam".
(Bukhari - Muslim).

166. Abu Sa'id (Tsabit) bin adh-Dhahhak al-Anshari r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Barangsiapa bersumpah dengan sesuatu agama selain Islam, padahal ia sengaja berdusta maka ia tercatat sebagaimana yang dikatakannya itu. Dan barangsiapa membunuh dirinya dengan sesuatu (alat) maka ia akan disiksa dengan alat itu pula pada hari kiamat. Dan tidak wajib atas seseorang melaksanakan nadzar terhadap apa yang tidak dimilikinya. Dan melaknat seorang Mu'min sama artinya dengan membunuhnya".
(Bukhari - Muslim).
Maksud hadits ini ialah apabila seseorang berkata,
“Demi Allah, jika saya berdusta maka saya kafir”, padahal ia sengaja berdusta, maka Allah akan mencatatnya seperti apa yang dikatakannya itu.

167. Anas r.a. berkata, Suatu hari Rasulullah SAW berkhutbah. Belum pernah aku mendengar Rasulullah SAW berkhutbah seperti itu. Maka diantaranya Rasulullah SAW bersabda,
"Andaikan kamu mengetahui apa yang aku ketahui, niscaya kamu sedikit tertawa dan banyak menangis".
Seketika itu aku melihat sahabat² Nabi SAW menutup mukanya masing² sambil menangis terisak².
(Bukhari - Muslim).

Dalam riwayat lain,

Ketika Rasulullah SAW mendengar suatu hal mengenai sahabat² nya, maka Rasulullah SAW segera berkhutbah memberi nasehat. Dalam khutbah itu Rasulullah SAW bersabda,
“Telah diperlihatkan kepadaku surga dan neraka, hingga aku merasa belum pernah melihat seperti hari ini tentang kebaikan dan kejahatan. Andaikan kamu mengetahui apa yang aku ketahui, pasti kamu akan sedikit tertawa dan banyak menangis. Maka tidak pernah terjadi pada masa sahabat² Nabi SAW sebagaimana hari itu, mereka menutup muka sambil terisak²”.

168. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Akan berpeluh manusia di hari kiamat hingga mengalir peluh mereka sampai tujuh puluh hasta dan tenggelam mereka dalam peluhnya sendiri hingga ke mulut dan telinga mereka".
(Bukhari - Muslim).

169. Dari Adiy bin Hatim r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Tiadalah seseorang dari kamu melainkan akan berhadapan dan ditanya oleh Tuhan tanpa ada antaranya dengan Tuhan seorang juru bahasa. Maka ia melihat ke sebelah kanannya tiada sesuatu pun kecuali amal perbuatannya yang baik² dan ia melihat ke sebelah kiri juga tidak melihat sesuatu pun kecuali amal perbuatannya yang buruk dan ia melihat ke depannya, maka tidak terlihat kecuali api yang di hadapannya.
Maka jagalah dirimu dari api neraka walau dengan bersedekah separuh biji kurma"
(Bukhari - Muslim).

170. 'Aisyah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Manusia akan dihimpun pada hari kiamat dalam keadaan tidak beralas kaki, telanjang dan masih kulup (belum berkhitan)".
'Aisyah bertanya,
"Ya Rasulullah, apakah lelaki dan perempuan akan berkumpul dan masing² akan melihat kepada yang lainnya...?".
Nabi SAW menjawab,
"'Aisyah, suasana pada hari itu jauh lebih berat dari sekadar sebagiannya mereka memperhatikan sebagian yang lain".
(Bukhari - Muslim).

171. Mu'adz bin Jabal r.a. berkata, Ketika aku membonceng dibelakang Rasulullah SAW di atas himar, tiba² beliau bertanya,
"Hai Mu'adz, tahukah engkau, apakah hak Allah yang diwajibkan atas hamba...? Dan apakah hak hamba yang akan diberikan oleh Allah...?".
Jawab Mu'adz,
"Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui".
Maka Nabi SAW bersabda,
"Hak Allah yang diwajibkan atas hamba adalah menyembah kepada-Nya dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Dan hak hamba yang akan diberikan Allah adalah tidak akan menyiksa orang yang tidak
menyekutukan-Nya".
Saya bertanya,
"Bolehkah aku kabarkan yang demikian itu kepada orang banyak...?".
Jawab Nabi SAW,
"Jangan, nanti mereka tidak mau berusaha".
(Bukhari - Muslim).

172. Ibnu Mas'ud r.a. berkata, Kami bersama Rasulullah SAW dalam qubah, kurang lebih empat puluh orang maka Nabi SAW bersabda,
"Sukakah kamu jika kamu menjadi seperempat dari ahli surga...?".
Jawab kami,
"Ya".
Bersabda Nabi SAW,
"Demi Allah yang jiwa Muhammad ada di tangan-Nya, aku mengharap semoga kamu menjadi separuh dari penduduk surga. Yang demikian itu karena surga itu tidak dimasuki kecuali oleh orang Muslim, sedangkan kamu di tengah² ahli syirik bagaikan rambut putih di badan lembu hitam atau rambut hitam di kulit lembu merah".
(Bukhari - Muslim).

173. Dari 'Amr bin 'Auf r.a. berkata, Rasulullah SAW mengutus Abu 'Ubaidah bin al-Jarrah r.a. ke Bahrain untuk menagih pajak penduduk. Kemudian ia kembali dari Bahrain dengan membawa harta yang sangat banyak dan kedatangan kembali Abu 'Ubaidah itu terdengar oleh sahabat Anshar, maka mereka pun shalat Shubuh bersama Rasulullah SAW. Kemudian setelah selesai shalat mereka menghadap Rasulullah SAW, maka beliau tersenyum melihat mereka kemudian bersabda,
"Mungkin kamu telah mendengar kedatangan Abu 'Ubaidah yang membawa harta banyak...?".
Jawab mereka,
"Benar, ya Rasulullah".
Lalu Nabi SAW bersabda,
"Sambutlah kabar baik dan tetaplah berpengharapan baik untuk mencapai semua cita² mu.
Demi Allah, bukan kemiskinan yang aku khawatirkan atas kamu, tetapi aku khawatir kalau terhampar luas dunia ini bagimu, sebagaimana telah terhampar untuk orang² yang sebelum kamu, kemudian kamu berlomba² sebagaimana mereka berlomba², sehingga membinasakan kamu sebagaimana telah membinasakan mereka".
(Bukhari - Muslim).

174. Dari 'Utban bin Malik r.a. berkata, Ketika Nabi SAW selesai shalat bertanya,
"Dimanakah Malik bin al-Dakhsyum...?".
Dijawab oleh seseorang,
"Dia itu munafik, tidak suka Allah dan Rasulullah".
Maka Nabi SAW bersabda,
"Jangan berkata demikian, tidakkah engkau tahu bahwa ia telah mengucapkan LAA ILAAHA ILLALLAAH dengan ikhlas karena Allah...? Dan Allah telah mengharamkan api neraka kepada siapa yang mengucapkan LAA ILAAHA ILLALLAAH dengan ikhlas karena Allah".
(Bukhari - Muslim).

175. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Berlindunglah kamu kepada Allah dari beratnya bala', menimpanya kesukaran, keburukan takdir dan cemoohan musuh".
(Bukhari - Muslim).

176. Dari Sahl bin Sa'ad r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda kepada Ali r.a.,
"Demi Allah, jika Allah memberi hidayah kepada seseorang karena ajaranmu, maka yang demikian itu bagimu lebih baik dari kekayaan binatang ternak yang merah²".
(Bukhari - Muslim).

177. Dari Abdullah bin Amr bin al-'Ash r.a. berkata, Saya telah mendengar Rasulullah SAW bersabda,
"Sesungguhnya Allah tidak akan mencabut ilmu pengetahuan dari seorang hamba begitu saja, tetapi akan mencabutnya dengan matinya orang² alim, hingga apabila telah habis orang² alim, maka orang banyak akan mengangkat orang² yang bodoh untuk menjadi pemimpin mereka. Lalu jika mereka ditanya, mereka akan memberikan fatwa tidak berdasarkan ilmu pengetahuan. Maka mereka itu sesat dan menyesatkan".
(Bukhari - Muslim).

178. Dari 'Aisyah r.a. berkata kepada 'Urwah,
"Demi Allah, hai kemenakanku, kami keluarga Nabi SAW adakalanya melihat bulan berganti tiga kali dalam dua bulan, sedangkan di rumah² Rasulullah SAW tidak dinyalakan api".
'Urwah bertanya,
"Apa makananmu...?".
'Aisyah menjawab,
"Kurma dan air. Hanya saja adakalanya tetangga Rasulullah SAW mengirim hadiah susu ternak mereka".
(Bukhari - Muslim).

179. Dari Abu Musa al-Asy'ari r.a. berkata, Suatu hari 'Aisyah r.a. mengeluarkan kain dan sarung yang tebal, ditunjukkan kepada kami sambil berkata,
"Rasulullah SAW ketika meninggal dunia sedang memakai sarung dan kain ini".
(Bukhari - Muslim).

180. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Bukanlah orang miskin itu yang berkeliling meminta² kepada orang banyak sehingga tertolak dari satu dua suap makanan atau satu dua biji kurma, tetapi orang miskin yang sesungguhnya dan yang dikehendaki oleh Islam untuk dibantu ialah orang yang tidak mempunyai penghasilan yang mencukupi dan yang tidak diingat orang untuk disedekahi serta tidak suka pergi meminta² kepada orang lain".
(Bukhari - Muslim).

181. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Sungguh, sekiranya salah seorang dari kamu itu pergi mencari kayu dan dipikul di atas pundaknya, lebih baik daripada meminta² kepada orang lain, baik diberi atau ditolak".
(Bukhari - Muslim).

182. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Setiap hamba Allah melewati waktu paginya, tentu ada dua malaikat yang turun berdo'a.
Yang satu berdo'a, "Ya Allah, berilah ganti (balasan yang berlipat) kepada orang yang suka memberi (dermawan)".
Malaikat yang kedua berdo'a,
"Ya Allah, berilah kepada orang yang kikir itu kehancuran dan kemusnahan pada hartanya".
(Bukhari - Muslim).

183. Dari Ibnu Mas'ud r.a. berkata, Nabi SAW bersabda,
"Tidak boleh seorang menginginkan hak orang lain kecuali dua macam yaitu seseorang yang diberi kekayaan harta oleh Allah lalu digunakannya semata² untuk memperjuangkan kebenaran dan seseorang yang diberi ilmu oleh Allah
lalu digunakan dan diajarkan kepada manusia".
(Bukhari - Muslim).

184. Dari Ibnu Umar r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Tidak boleh seseorang iri terhadap orang lain kecuali dalam dua hal yaitu seseorang yang diberi pengertian Al Qur'an lalu ia mempergunakannya sebagai pedoman amalnya siang-malam dan seseorang yang diberi oleh Allah kekayaan harta lalu ia membelanjakannya siang-malam untuk segala amal kebaikan".
(Bukhari - Muslim).

185. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Sesungguhnya para fakir miskin dari sahabat Muhajirin datang mengeluh kepada Rasulullah SAW,
"Ya Rasulullah, orang² kaya telah memborong semua pahala, tingkat² yang tinggi dan kesenangan yang abadi".
Nabi SAW bertanya,
"Mengapakah demikian...?".
Mereka menjawab,
"Mereka shalat sebagaimana kami, puasa sebagaimana kami, mereka bersedekah sedangkan kami tidak bersedekah dan mereka memerdekakan budak sedangkan kami tidak dapat memerdekakan budak".
Rasulullah SAW bersabda,
"Sukakah aku ajarkan kepadamu amal perbuatan yang dapat mengejar mereka dan tidak seorangpun yang lebih utama dari kamu, kecuali yang berbuat seperti perbuatanmu...?".
Mereka menjawab,
"Baiklah, ya Rasulullah".
Nabi SAW bersabda,
"Membaca tasbih (SUBHAANALLAAH), takbir (ALLAAHU AKBAR) dan tahmid (ALHAMDULILLAAH) setiap selesai shalat 33 kali".
Kemudian sesudah itu para fakir miskin itu kembali mengeluh kepada Rasulullah SAW,
"Ya Rasulullah, saudara² kami, orang² kaya mendengar perbuatan kami, maka mereka berbuat sebagaimana perbuatan kami".
Maka Nabi SAW bersabda,
"Itulah karunia Allah yang diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya".
(Bukhari - Muslim).

186. Dari Ash-Sha'ab bin Jatstsamah r.a. berkata, Saya memberi hadiah himar liar kepada Rasulullah SAW, tiba² ditolak dan ketika Nabi SAW melihat wajahku berubah (karena merasa kecewa),
Beliau bersabda,
"Kami tidak menolak pemberianmu itu, melainkan karena kami sedang melakukan ihram (Orang yang sedang berihram dilarang memburu dan menangkap binatang liar)".
(Bukhari - Muslim).

187. Dari 'Aisyah r.a. berkata, Rasulullah SAW datang dari bepergian sedang beranda rumah kututup dengan tabir yang bergambar patung, maka ketika Rasulullah SAW melihatnya, beliau merobek² nya seraya berkata,
"Manusia yang paling berat siksaannya pada hari kiamat nanti adalah orang² yang menyerupakan ciptaan Allah".
(Bukhari - Muslim).

188. Dari 'Aisyah r.a. berkata,
"Belum pernah aku melihat Rasulullah SAW tertawa sehingga terlihat langit² mulutnya, tetapi beliau selalu tersenyum".
(Bukhari - Muslim).

189. Dari Abu Umar r.a. berkata, Dari Abu Umar r.a. berkata,
"Rasulullah SAW biasa jika keluar dari jalan asy-Syajarah dan jika kembali dari jalan al-Mu'arris. Dan jika masuk Makkah dari jalan ats-Tsaniyatul 'Ulya dan jika keluar dari ats-Tsaniyatus-sufla".
(Bukhari - Muslim).

190. Dari Abu Mas'ud (Uqbah) bin 'Amr al-Badri r.a. berkata. Seseorang datang kepada Nabi SAW dan berkata,
"Saya terpaksa mundur dari shalat jama'ah Shubuh karena Fulan (Imam) memanjangkan bacaannya".
Berkata Uqbah,
"Maka saya tidak pernah melihat Nabi SAW marah dalam suatu nasihat sebagaimana waktu itu".
Nabi SAW bersabda,
"Hai sekalian manusia, seseungguhnya diantaramu ada orang² yang membenci orang lain. Maka barangsiapa diantaramu mengimami orang banyak, hendaklah ia meringkas (bacaan suratnya), karena di belakangnya ada orang yang sudah lanjut usia, orang yang lemah dan orang yang mempunyai kepentingan".
(Bukhari - Muslim).

191. Dari Abu Ya'la (Ma'qil) bin Yasar r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Tiadalah seseorang yang diamanati oleh Allah untuk memimpin rakyatnya kemudian ketika mati, ia masih menipu rakyatnya melainkan pasti Allah mengharamkan surga baginya".
(Bukhari - Muslim).

192. Dari Ibnu Umar r.a. berkata, Nabi SAW bersabda,
"Seorang Muslim wajib mendengar dan taat kepada pemerintahnya pada apa yang disetujui dan yang tidak disetujui, kecuali jika diperintah bermaksiat. Maka apabila disuruh bermaksiat, ia tidak wajib mendengar dan tidak wajib taat".
(Bukhari - Muslim).

193. Dari Abu Musa al-Asy'ari r.a. berkata, Aku bersama dua orang sepupuku masuk kepada Rasulullah SAW, maka salah seorang dari sepupuku berkata,
"Ya Rasulullah, berilah kepada kami jabatan pada salah satu bagian yang diberikan Allah kepadamu".
Sepupuku yang kedua juga berkata demikian,
Maka Rasulullah SAW bersabda,
"Demi Allah, kami tidak mengangkat seseorang pada suatu jabatan kepada orang yang menginginkan atau orang yang berambisi pada jabatan itu".
(Bukhari - Muslim).

194. Dari Abu Sa'id (Abdurrahman) bin Samurah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda kepadaku,
"Ya Abdurrahman bin Samurah, janganlah engkau menuntut kedudukan dalam pemerintahan, karena jika engkau diserahi jabatan tanpa meminta, maka engkau akan dibantu oleh Allah untuk melaksanakannya. Tetapi jika jabatan itu engkau peroleh karena permintaanmu, maka akan diserahkan ke atas bahumu atau kebijaksanaanmu sendiri. Dan jika engkau telah bersumpah atas sesuatu perkara, kemudian engkau dapatkan perkara lainnya yang lebih baik, maka tebuslah sumpah itu dan kerjakanlah apa yang lebih baik itu".
(Bukhari - Muslim).

195. Dari Ibnu Umar r.a. berkata, Rasulullah SAW melewati seseorang yang sedang menasihati saudaranya karena pemalu, maka Nabi SAW bersabda,
"Biarkanlah ia karena sesungguhnya sifat malu itu sebagian dari Iman".
(Bukhari - Muslim).

196. Dari Abu Wa'il (Syaqiq) bin Salamah berkata, Biasanya Ibnu Mas'ud r.a. memberi ceramah kepada kami setiap hari kamis, maka seseorang berkata kepadanya,
"Hai Abu Abdurrahman, aku ingin agar engkau suka memberi ceramah setiap hari".
Ibnu Mas'ud menjawab,
"Tiada halangan bagiku untuk memberi ceramah setiap hari, hanya saja aku khawatir akan menjemukan kamu. Dan aku sengaja memberi ceramah dalam waktu yang jarang, sebagaimana Rasulullah SAW pernah memberi ceramah kepada kami, khawatir akan membuatmu jemu dari nasehat".
(Bukhari - Muslim).

197. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Apabila bersandal salah seorang kamu, hendaklah ia mendahulukan kaki yang kanan dan jika melepas, hendaklah ia mendahulukan kaki yang kiri. Hendaklah yang kanan lebih dahulu disandali dan yang terakhir dilepaskan".
(Bukhari - Muslim).

198. Dari 'Amr bin Salamah r.a. berkata, Rasulullah SAW mengajarkan kepadaku,
"Bacalah BISMILLAH dan makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah dari yang dekat² kepadamu".
(Bukhari - Muslim).

199. Dari Abu Hurairah r.a. berkata,
"Selamanya Rasulullah SAW tidak pernah mencela makanan, maka jika beliau suka, dimakannya dan jika beliau tidak suka, ditinggalkannya makanan itu".
(Bukhari - Muslim).

200. Dari Hudzaifah r.a. berkata, Rasulullah SAW melarang kami dari pakaian sutera yang halus atau tebal dan minum dari bejana emas atau perak lalu beliau bersabda,
"Itu semua untuk orang² kafir di dunia dan untuk kamu di akhirat".
(Bukhari - Muslim). 

201. Dari Ummu Salamah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Orang yang minum dari bejana perak seolah² menuangkan ke dalam perutnya api neraka jahannam".
(Bukhari - Muslim).

Dalam riwayat Muslim :

Sesungguhnya orang² yang makan dalam bejana perak atau emas atau yang minum dalam bejana perak atau emas, seolah² menuangkan ke dalam perutnya api neraka jahannam.

202. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Segerakanlah pemakaman jenazah, maka jika ia jenazah orang shaleh, berarti kamu menyegerakan ia kepada kebaikan dan jika sebaliknya, berarti kamu telah melepaskan kejahatan dengan segera dari bahumu (pundakmu)".
(Bukhari - Muslim).

203. Dari 'Aisyah r.a. berkata, Ketika istri² Rasulullah SAW sedang berkerumun di sisi Rasulullah SAW, tiba² datang Siti Fatimah yang jalannya cepat seperti jalannya Rasulullah SAW.
Ketika Rasulullah SAW melihat kepadanya, maka dia disambut dengan ucapan,
"Selamat datang anakku", kemudian ia didudukkan di sebelah kanan atau kirinya, lalu dibisikkan kepadanya. Tiba² ia menangis tersedu² dan ketika Rasulullah SAW melihat tangisnya, beliau berbisik kembali kepadanya, lalu tertawalah Fatimah.
Maka aku berkata,
"Rasulullah SAW mengistimewakan dengan rahasia² atas Fatimah lebih dari istri² nya".
Maka menagislah aku dan ketika Rasulullah SAW telah pergi dari tempat itu, aku bertanya kepada Fatimah,
"Apa yang dikatakan Rasulullah SAW tadi kepadamu...?".
Fatimah menjawab,
"Aku tidak akan membuka rahasia Rasulullah SAW".
Kemudian setelah Rasulullah SAW meninggal, aku berkata,
"Sungguh aku ingin mendapat keterangan tentang apa yang dibisikkan oleh Rasulullah SAW kepadamu itu".
Fatimah menjawab,
"Kini baiklah. Pada bisikan pertama Nabi SAW memberitahukan, bahwa Jibril biasa mengulangi padanya bacaan al-Qur'an setiap tahun satu kali dan kini dia mengulanginya sampai dua kali,
'Aku merasa bahwa ajalku sudah dekat, maka bertakwalah kamu kepada Allah dan sabarlah. Aku adalah sebaik² orang yang mendahului kamu', karena itu aku menangis.
Kemudian ketika beliau melihat aku sangat sedih, beliau membisikkan kepadaku untuk kedua kalinya,
'Hai Fatimah, tidak puaskah engkau sebagai wanita yang utama bagi sekalian Mu'min atau wanita yang utama dari sekalian umat ini...? Maka tertawalah aku karenanya".
(Bukhari - Muslim).

204. Dari Ibnu Umar r.a. berkata, Nabi SAW bersabda,
"Barangsiapa menurunkan kainnya dibawah mata kaki karena sombong, Allah tidak akan melihat kepadanya dengan pandangan rahmat pada hari kiamat".
Maka Abu bakar r.a. bertanya,
"Ya Rasulullah, kainku selalu turun kebawah mata kaki, kecuali jika kujaga benar²".
Nabi SAW bersabda,
"Engkau tidak berbuat itu karena sombong".
(Bukhari - Muslim).

205. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Allah tidak akan melihat dengan pandangan rahmat pada hari kiamat kepada siapa yang memakai (menurunkan) kainnya karena sombong".
(Bukhari - Muslim).

206. Dari Anas r.a berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Barangsiapa memakai kain sutera di dunia, maka tidak akan memakainya di akhirat".
(Bukhari - Muslim).

207. Dari Umar bin al-Khaththab r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Janganlah engkau memakai kain sutera, maka barangsiapa memakainya di dunia, tidak akan memakainya di akhirat".
(Bukhari - Muslim).

208. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Barangsiapa menghadiri jenazah hingga menshalatkannya, maka ia akan mendapat pahala satu qirath dan barangsiapa menghadirinya hingga dimakamkan, maka ia akan mendapat pahala dua qirath".
Ketika ditanya,
"Apakah dua qirath itu...?".
Nabi SAW menjawab,
"Sebesar dua bukit yang besar²".
(Bukhari - Muslim).

209. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Dari Abu Hurairah r.a. berkata :
Saya telah mendengar Rasulullah SAW bersabda,
“Bagaimanakah pendapatmu seumpama ada sebuah sungai di muka pintu salah seorang dari kamu, lalu ia mandi daripadanya setiap hari lima kali, apakah masih ada tertinggal kotorannya...?".
Para sahabat menjawab,
"Tidak".
Nabi SAW bersabda,
"Maka demikianlah shalat lima waktu, Allah akan menghapuskan dosa² dengannya".
(Bukhari - Muslim).

210. Dari Abu Hurairah r.a. berkata,
"Kekasihku Rasulullah SAW pernah berpesan kepadaku supaya berpuasa tiga hari setiap bulan, shalat dhuha dua rakaat dan shalat witir sebelum tidur".
(Bukhari - Muslim).

211. Dari Abu Musa r.a. berkata, Nabi SAW bersabda,
"Perumpamaan petunjuk dan ilmu yang diberikan oleh Allah kepadaku bagaikan hujan yang turun ke tanah, maka ada sebagian tanah yang subur, yang dapat menumbuhkan tumbuh² an dan rumput yang banyak sekali. Dan adapula tanah yang keras menahan air, hingga berguna untuk minuman dan penyiraman kebun tanaman. Dan ada sebagian tanah yang keras kering tidak dapat menahan air dan tidak pula menumbuhkan tumbuh² an.
Demikianlah perumpamaan orang yang pandai dalam agama Allah dan mempergunakan apa yang diberikan Allah kepadaku, lalu mengajarkannya dan perumpamaan orang yang tidak dapat menerima petunjuk Allah yang telah ditugaskan kepadaku".
(Bukhari - Muslim).

212. Abu Sa'id al-Khudri r.a. mendengar Rasulullah SAW bersabda,
"Jika salah seorang kamu melihat mimpi yang disukai, maka itu dari Allah dan hendaklah diceritakannya kepada orang lain".

Dalam riwayat lain :

"Jangan diberitakan kecuali kepada orang yang engkau sukai. Dan jika mimpi yang menakutkan, maka itu dari setan dan hendaklah ia berlindung kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan tidak menceritakannya kepada orang lain, maka tidak akan berbahaya baginya".
(Bukhari - Muslim).

213. Dari Abu Qatadah r.a. berkata, Nabi SAW bersabda,
"Impian yang baik dari Allah dan impian yang buruk dari syetan. Maka barangsiapa bermimpi melihat sesuatu yang tidak disukainya, hendaklah ia meludah ke sebelah kiri tiga kali dan membaca,
A'UDZU BILLAAHI MINASY SYATHAANIR RAJIIM, tiga kali, maka tidak akan membahayakannya".
(Bukhari - Muslim).

214. Dari Ibnu Umar r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Janganlah salah seorang kamu membangunkan temannya dari tempat duduknya, kemudian ia duduk padanya. Tetapi hendaklah kamu memperluas (merenggangkan) untuk memberi tempat".
Adalah Ibnu Umar dalam mempraktekkan hadits ini, jika seseorang bangun dari majelisnya, ia tidak suka duduk pada tempat orang itu.
(Bukhari - Muslim).

215. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Orang yang berkendaraan memberi salam kepada orang yang berjalan, yang berjalan memberi salam kepada yang duduk dan rombongan yang sedikit memberi salam kepada rombongan yang banyak".
(Bukhari - Muslim).

216. Dari Ibnu 'Abbas r.a. berkata, Nabi SAW bersabda,
"Jangan menyendiri seorang lelaki dengan perempuan melainkan harus ada mahram yang menyertainya. Dan jangan berpergian seorang perempuan melainkan bersama mahramnya".
Maka ada seseorang bertanya,
"Ya Rasulullah, istriku pergi berhaji sedangkan aku telah tercatat untuk pergi berperang".
Maka Nabi SAW bersabda,
"Pergilah engkau berhaji bersama istrimu".
(Bukhari - Muslim).

217. Dari Abu Musa al-Asy'ari r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Perumpamaan orang Mukmin yang membaca al-Qur'an adalah bagaikan buah jeruk, baunya harum dan rasanya lezat.
Dan perumpamaan orang mukmin yang tidak dapat membaca al-Qur'an adalah bagaikan kurma, rasanya lezat dan tidak berbau.
Dan perumpamaan orang munafik yang membaca al-Qur'an adalah bagaikan bunga yang berbau harum dan rasanya pahit.
Dan perumpamaan orang munafik yang tidak membaca al-Qur'an adalah bagaikan buah hanzhal yang tidak berbau dan rasanya pahit".
(Bukhari - Muslim).

218. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Sesungguhnya umatku pada hari kiamat nanti akan dipanggil dalam keadaan putih cemerlang muka, tangan dan kakinya dari bekas² wudhu".
Maka barangsiapa ingin memperpanjang kecermelangannya itu, hendaklah ia melakukannya.
(Bukhari - Muslim).

219. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Andaikan manusia benar² mengetahui keutamaan shaf pertama dan menyambut adzan kemudian untuk mendapatkan shaf pertama mereka harus berundi, niscaya mereka akan berundi untuk mendapatkannya. Dan andaikan mereka mengetahui keutamaan mendatangi shalat berjamaah pada waktu yang awal, niscaya mereka akan berlomba² untuk mendahuluinya. Dan andaikan mereka mengetahui keutamaan shalat shubuh dan 'isya berjama'ah, pasti mereka akan mendatanginya, meskipun dengan merangkak²".

220. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Apabila telah diserukan adzan untuk shalat maka berlari mundurlah setan sambil terkentut², hingga tidak terdengar olehnya suara adzan itu. Apabila adzan telah selesai, ia pun datang kembali. Kemudian ia mengganggu hati orang yang shalat, seraya berkata, 'Ingatlah ini dan ingatlah itu'.
Padahal yang demikian itu tidak pernah diingatnya sebelum shalat. Sehingga orang yang shalat itu tidak tahu lagi, sudah berapa rakaatkah shalat yang dikerjakannya itu".
(Bukhari - Muslim).

221. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Shalat seseorang dengan berjama'ah itu dilipat gandakan (pahalanya) atas shalatnya, yang dilakukan di rumah atau di pasarnya dengan kelipatan dua puluh lima kali.
Yang demikian itu karena apabila ia menyempurnakan wudhu'nya dengan maksud untuk shalat (berjamaah), maka tiadalah ia melangkahkan kakinya selangkah melainkan terangkat untuknya satu derajat dan dihapuskan daripadanya satu kesalahannya. Lalu apabila ia melakukan shalat, maka senantiasalah Malaikat mendo'akan atasnya, selama ia masih tetap berada di tempat shalatnya.
Do'a Malaikat itu adalah, 'Ya Allah, belas kasihanilah dia. Ya Allah, rahmatilah dia.' Dan senantiasalah salah seorang kamu dianggap berada dalam shalat, selama ia menantikan shalat (berjamaah)".
(Bukhari - Muslim).

222. Zaid bin Tsabit r.a. berkata, Bersabda Nabi SAW,
"Hai sekalian manusia, shalatlah di rumah, maka sesungguhnya seutama² shalat seseorang itu adalah di rumahnya, kecuali shalat fardhu".
(Bukhari - Muslim).

223. Ibnu Umar r.a. berkata, Bersabda Nabi SAW,
"Jadikan penghabisan (akhir) shalatmu pada waktu malam dengan shalat witir".
(Bukhari - Muslim).

224. Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Barangsiapa bangun malam pada bulan Ramadhan dan mengerjakan shalat malam karena iman dan mengharapkan pahala dari Allah, maka diampuni semua dosanya yang telah lalu".
(Bukhari - Muslim).

225. Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Andai aku tidak khawatir akan memberatkan umatku, niscaya kuwajibkan mereka bersiwak (gosok gigi) pada tiap² shalat".
(Bukhari - Muslim).

226. Abu Hurairah r.a. berkata, Bersabda Nabi SAW,
"Lima macam dari fitrah (kelakuan yang tetap dari sunat para Nabi) yaitu
1. Khitan,
2. Mencukur rambut kemaluan,
3. Memotong kuku,
4. Mencabut bulu ketiak, dan
5. Mencukur kumis".
(Bukhari - Muslim).

227. Ibnu Umar r.a. berkata, Bersabda Nabi SAW,
"Cukurlah kumis dan peliharalah jenggot".
(Bukhari - Muslim).

228. Dari Jabir bin Samurah r.a. berkata,
"Penduduk Kufah mengadukan Sa'ad bin Abi Waqqash r.a. kepada Amirul Mukminin Umar bin Al-Khaththab r.a. sehingga Umar pun memecatnya dan digantikan oleh Ammar bin Yasir r.a. Begitu berat pengaduan mereka, hingga mereka mengadukan bahwa engkau tidak bisa shalat dengan sempurna".
Jawab Sa'ad,
"Adapun aku, demi Allah, memimpin mereka dalam shalat sebagaimana shalat Rasulullah SAW tidak mengurangi sedikit pun daripadanya. Yaitu memanjangkan dua rakaat pertama dan memendekkan dua rakaat terakhir".
Berkata Umar,
"Aku kira engkau memang demikian adanya, ya Abu Ishaq".
Kemudian Umar mengirim Sa'ad ke Kufah bersama beberapa orang untuk menanyakan langsung kepada rakyat di sana tentang dirinya. Setiap masjid didatangi dan kepada jamaah yang ada di situ langsung ditanyakan tentang Sa'ad. Maka mereka pun menjawab dengan jujur, terus terang dan mereka semua memuji kebaikan Sa'ad kecuali ketika mereka masuk di masjid bani 'Abs, maka ketika ditanyakan tentang Sa'ad ada seorang lelaki bernama Usamah bin Qatadah yang bergelar Abu Sa'adah menjawab,
"Jika engkau bertanya tentang Sa'ad, maka ia adalah orang yang tidak suka keluar
memimpin pasukan perang, kalau membagi tidak pernah rata dan kalau menghukum tidak adil".
Mendengar jawaban seperti itu, Sa'ad menyerahkan urusannya kepada Allah dan berkata,
"Ingat, saya hendak berdo'a tiga macam yaitu
'Ya Allah, jika hamba-Mu ini berdusta (yakni Abu Sa'adah), hanya bermaksud mencari muka dan nama, maka panjangkanlah umurnya, jadikan ia miskin sampai tua dan hadapkan ia kepada berbagai fitnah'".
Ternyata do'a Sa'ad dikabulkan oleh Allah, sehingga ketika orang itu telah lanjut usia, selalu saja bila orang bertanya tentangnya maka dijawab,
"Orang yang telah terkena bala' oleh do'a Sa'ad bin Abi Waqqash r.a.".
(Bukhari - Muslim).

229. Abdul Malik bin Umar yang meriwayatkan hadits ini dari Jabir bin Samurah berkata,
"Saya sendiri melihat orang itu telah demikian tuanya, sehingga alisnya hampir menutupi matanya. Tetapi ia selalu duduk² di tepi jalan mengganggu gadis² yang lewat".

230. Dari Abu Waqid (al-Harits) bin 'Auf r.a. berkata, Ketika Rasulullah SAW duduk di masjid, sedang orang banyak (para sahabat) duduk pula bersama beliau, tiba² datang tiga orang lelaki. Maka dua orang diantara mereka menghadap Rasulullah SAW, sedang yang seorang lagi terus pergi.
Kemudian kedua orang itu berhenti di hadapan Rasulullah SAW. Lalu salah seorang dari keduanya melihat tempat kosong pada majelis itu, kemudian duduk padanya. Sedang yang seorang lagi duduk di belakang mereka. Adapun orang yang ketiga maka ia berpaling dan terus pergi. Ketika Rasulullah SAW telah selesai menyampaikan ajarannya, berliau bersabda,
"Sukakah aku beritahukan kepadamu tentang ketiga orang itu...?
Adapun salah seorang dari mereka, maka ia bermaksud mendekatkan diri kepada Allah, maka Allah pun mendekatinya. Yang seorang lagi merasa malu (untuk berdesak² kan), maka Allah pun malu (untuk menyiksanya). Sedang orang yang ketiga berpaling, maka Allah pun berpaling dari padanya (tidak memberikan rahmat-Nya)".
(Bukhari - Muslim).

231. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Ada seseorang yang biasa menghutangkan kepada orang², maka jika ia menyuruh menagih kepada pesuruhnya, ia selalu berpesan,
'Jika kamu mendapati orang itu masih belum dapat membayar, maka maafkanlah dia, semoga Allah memaafkan kami kelak'.
Maka ketika ia berhadapan dengan Allah, Allah memaafkannya".
(Bukhari - Muslim).

Oleh :  Arvin Badar Syabikin    http://www.facebook.com/arvin.badar 
By : @arvinbadar & @AB_Story® :::...